Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aktivitas Fisik Perlambat Penurunan Kognitif

📅 Jumat, 08 Nov 2024, 06:25 WIB | Oleh:
Aktivitas Fisik Perlambat Penurunan Kognitif Doc: AIZAR RALDES/AFP

Beberapa perubahan dalam pemikiran, umum terjadi seiring bertambahnya usia. Misalnya, orang dewasa yang lebih tua mungkin, lebih lambat menemukan kata dan mengingat nama. Mereka juga mengalami masalah dengan melakukan banyak tugas secara bersamaan, dan terjadi sedikit penurunan dalam kemampuan untuk memperhatikan.

Seiring bertambahnya usia seseorang, perubahan terjadi di semua bagian tubuh, termasuk otak. Bagian otak tertentu menyusut, termasuk bagian yang penting untuk pembelajaran dan aktivitas mental kompleks lainnya. Di daerah otak tertentu, komunikasi antara neuron mungkin kurang efektif.

Perubahan di otak ini dapat mempengaruhi fungsi mental, bahkan pada orang dewasa yang lebih tua yang sehat. Misalnya, beberapa orang dewasa yang lebih tua mungkin merasa bahwa mereka tidak sebaik individu yang lebih muda dalam tes memori atau pembelajaran yang kompleks.

Namun, jika diberi cukup waktu untuk mempelajari tugas baru, mereka biasanya melakukannya dengan baik. Kebutuhan akan waktu tambahan adalah hal yang normal seiring bertambahnya usia. Ada bukti yang berkembang bahwa otak mempertahankan kemampuan untuk berubah dan beradaptasi sehingga orang dapat mengelola tantangan dan tugas baru seiring bertambahnya usia.

Laman National Institute of Aging (NIA) menyebutkan, banyak penelitian telah menunjukkan bahwa orang dewasa yang lebih tua memiliki kosa kata yang lebih banyak dan pengetahuan yang lebih besar tentang kedalaman makna kata-kata daripada orang dewasa yang lebih muda karena mereka belajar dari pengetahuan dan pengalaman mereka yang terkumpul selama bertahun-tahun.

Meskipun ada perubahan dalam kognisi yang mungkin terjadi seiring bertambahnya usia, orang dewasa yang lebih tua masih dapat melakukan banyak hal yang mereka nikmati sepanjang hidup mereka. “Penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang lebih tua masih dapat mempelajari keterampilan baru, membentuk ingatan baru, meningkatkan kosakata dan keterampilan bahasa,” ungkap NIA.

Beberapa orang berusia 80-an, 90-an, dan seterusnya menentang anggapan umum bahwa penurunan kognitif berjalan seiring dengan penuaan. Orang-orang ini, yang disebut lansia superkognitif, memiliki kinerja memori yang sebanding dengan orang yang 20 hingga 30 tahun lebih muda.

NIA menyatakan mendukung penelitian untuk mempelajari lansia superkognitif, termasuk studi Resilience and Resistance to Alzheimer’s Disease in Centenarians and Offspring di Boston University Medical Campus dan Study to Uncover Pathways to Exceptional Cognitive Resilience in Aging di Northwestern University.

“Penelitian yang sedang berlangsung untuk memahami apa yang membedakan orang-orang ini untuk membantu orang lain mencegah (atau bahkan membalikkan) penurunan kognitif terkait usia,” kata NIA.

Misalnya, sebuah studi yang didanai NIA terhadap hampir 3.000 orang dewasa yang lebih tua menunjukkan bahwa faktor gaya hidup sehat seperti aktivitas fisik, tidak merokok, tidak minum alkohol secara berlebihan, mengikuti diet ala Mediterania, dan terlibat dalam aktivitas yang merangsang mental dapat memberi manfaat penting.

Orang yang terlibat dalam empat atau lima perilaku tersebut memiliki risiko 60 persen lebih rendah untuk terkena Alzheimer dibandingkan dengan mereka yang hanya mengikuti satu atau tidak sama sekali. Orang yang mengikuti dua atau tiga aktivitas memiliki risiko 37 persen lebih rendah.  hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.