Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembelajaran Aktif-Inovatif Dinilai Belum Tersedia

📅 Jumat, 01 Nov 2024, 04:32 WIB | Oleh:
Pembelajaran Aktif-Inovatif Dinilai Belum Tersedia Doc: istimewa
Ket. Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji.

JAKARTA - Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Dadang Sunendar, mengatakan Indonesia belum memiliki pembelajaran aktif-inovatif. Menurutnya, Pemerintah perlu menata kembali semua komponen strategis yang mendukung sistem pembelajaran.

"Sistem pembelajaran bauran yang aktif, kreatif, dan inovatif ini kita belum punya. Ini yang harus kita ciptakan," jelas Dadang dalam RDPU Komisi X DPR RI, yang diakses Kamis (31/10).

Dia menerangkan, pendidikan bermutu bisa dihadirkan dengan sistem pembelajaran bermutu. Menurutnya, untuk membangun sistem pembelajaran, pemerintah membutuhkan lima hal.

Pertama, tutur Dadang, melakukan kompetensi siswa yang terukur sesuai standar. Kedua, diversifikasi kurikulum sekolah dan inovasi pembelajarannya. "Ketiga, perlu membangun asesmen, pelaporan, dan umpan balik terhadap hasil pembelajaran," jelasnya.

Dia menambahkan, langkah keempat yaitu pemerintah mesti menyediakan guru profesional. Kelima, transformasi dalam menghadirkan guru berkualitas. Salah satunya lewat lembaga pendidikan maupun pendidikan profesi guru. "Lakukan transformasi LPTK dan PPG yang bermutu," katanya.

Sekolah Gratis

Sementara itu, Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji meyakini seluruh anak di Indonesia bisa bersekolah gratis mulai dari SD hingga SMA, baik di sekolah negeri maupun swasta. Menurutnya, pemerintah selalu menghindar ketika diminta menanggung biaya sekolah seluruh anak Indonesia. "Setidaknya, untuk masa wajib belajar dari SD hingga SMA. Alasan yang kerap dimunculkan pemerintah adalah anggaran tidak cukup," terangnya.

Dia menjabarkan, kebutuhan biaya sekolah setiap anak di jenjang SD sebesar 3,2 juta rupiah per tahun, sedangkan jenjang SMP, butuh Rp5,5 juta satu tahun untuk biaya pendidikan. Apabila dikalikan dengan total siswa, kebutuhan total biaya pendidikan SD dan SMP sebesar 27 triliun rupiah per tahun. "Artinya kita sangat mampu, di mana tahun depan anggaran pendidikan itu 722 triliun rupiah," ucapnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Jakarta International Photo...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.