Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendiktisaintek Jajaki Kolaborasi dengan UC Barkeley

📅 Kamis, 31 Okt 2024, 19:35 WIB | Oleh:
Mendiktisaintek Jajaki Kolaborasi dengan UC Barkeley Doc: istimewa
Ket. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro dan Rektor UC Barkeley, Rich Lyons, tengah menjajaki program kolaborasi, di Jakarta, Kamis (31/10).

JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro, menyatakan pihaknya menjahaki kolaborasi dengan University California, Barkeley. Kolaborasi tersebut terkait kemungkinan terwujudnya riset kolaboratif yang berfokus pada berbagai bidang prioritas, termasuk pengembangan bidang human capital dan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics/Sains, Teknologi, Teknik, Matematika).

"Inisiatif ini untuk memperkuat kolaborasi antara UC Berkeley dengan perguruan tinggi di Indonesia," ujar Satryo, usai pertemuan dengan Rektor UC Barkeley, di Jakarta, Kamis (31/10).

Dia menerangkan, salah satu langkah yang dapat dilakukan yaitu memperbanyak jumlah siswa asal Indonesia yang melanjutkan pendidikannya ke UC Berkeley. Hal tersebut penting untuk mengembangkan human capital Indonesia.

"Saya berharap jumlah siswa yang melanjutkan pendidikannya di Berkeley akan bertambah," jelasnya.

Satryo mengungkapkan, pertemuan tersehut juga membahas pengembangan program pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, serta kerja sama antara publik dan swasta untuk memfasilitasi transformasi teknologi kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk membangun ekonomi berbasis pengetahuan di Indonesia.

Dia menekankan, riset dapat menciptakan solusi yang nyata dan perubahan yang positif. Untuk itu, pengembangan soft skill merupakan salah satu hal krusial yang dapat membantu generasi muda dalam berkembang.

"Kolaborasi bidang pendidikan tinggi dan teknologi di kancah internasional merupakan suatu hal yang penting dan sangat dibutuhkan," katanya.

Sementara itu, Rektor UC Barkeley, Rich Lyons, mengatakan, Indonesia menduduki peringkat keenam negara asal dari mahasiswa Berkeley. Dia menyebut salah satu program yang diinisiasikan oleh UC Berkeley mengenai cara berpikir kewirausahaan.

"Program ini berfokus pada tiga aspek, yaitu berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi atau kerja sama," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.