Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dubes Rusia sebut Indonesia Kandidat yang Sangat Baik untuk Anggota BRICS

📅 Kamis, 31 Okt 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dubes Rusia sebut Indonesia Kandidat yang Sangat Baik untuk Anggota BRICS Doc: ANTARA/Kuntum Riswan
Ket. Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov ditemui di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, UI, Depok, Rabu (30/10/2024).

Depok - Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov menilai Indonesia merupakansalah satu kandidat yang sangat baik untuk menjadi anggota BRICS, kelompok kerja samayang meliputiBrazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan (South Africa).

"Sejak awal, kami yakin bahwa Indonesia adalah kandidat yang sangat baik untuk menjadi anggota BRICS," kata Dubes Tolchenov, ketika ditemui di Universitas Indonesia di Depok, Rabu.

KTT BRICS Plus 2024 di Kazan, Rusia pada 22-24 Oktober, tuturnya, memperkenalkan salah satu prosedur bagi negara-negara yang ingin bergabung dengan BRICS, yakni harus mengajukan status negara mitra, dan Indonesia telah melakukannya.

"Jadi, sekarang kita harus menunggu apa keputusan BRICS. Karena, Anda tahu, BRICS bukan Rusia. BRICS kini adalah kelompok 10 negara," ucapnya.

Keanggotaan penuh BRICS bertambah setelahIran, Mesir, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab bergabung. Arab Saudi, sementara itu, pada 1 Januari 2024 diundang untuk menjadi anggota kelompok tersebut.

Tolchenov mengatakansetiap keputusan penerimaan negara lain untuk bergabung dengan blok tersebut harus berdasarkan konsensus dari 10 negara anggota yang ada.

"Saya berharap jawabannya akan positif dan kita akan lihat bagaimana dan kapan Indonesia bisa menjadi mitra dan kemudian menjadi anggota BRICS," ujarnya.

"Tetapi walaupun Indonesia pada tahap pertama hanya menjadi negara mitra, pemimpin Indonesia, menteri Indonesia tetap dapat berpartisipasi dalam semua kegiatan BRICS," katanya, menambahkan.

Pada KTT BRICS Plus 2024, Menteri Luar Negeri Sugiono resmi menyatakan keinginan Indonesia untuk bergabung dengan BRICS sebagai pengejawantahan politik luar negeri nasional yang berdasar nilai bebas aktif.

"(BergabungnyaIndonesia ke BRICS) bukan berarti kita ikut kubu tertentu, melainkan kita berpartisipasi aktif di semua forum," kataSugiono, menurut pernyataan Kemlu RI yang diterima di Jakarta, Jumat (25/10).

Menlu mengatakan keinginan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memandang BRICS sebagai wahana yang tepat untuk membahas dan memajukan kepentingan bersama negara-negara Selatan Global(Global South).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.