Australia Ingin Bangun Misil Berpemandu Jarak Jauh
📅 Kamis, 31 Okt 2024, 02:05 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/DION ISAACSON
SYDNEY - Australia akan meningkatkan produksi misil berdasarkan rencana yang diungkapkan pada Rabu (30/10) oleh pejabat tinggi pertahanan, yang mengatakan bahwa peningkatan persediaan senjata akan membantu menahan agresi calon musuh.
Menteri Industri Pertahanan Pat Conroy mengatakan Australia akan membangun industri dalam negeri untuk memproduksi peluru kendali jarak jauh dan amunisi lain yang sangat dibutuhkan.
"Mengapa kita membutuhkan lebih banyak misil? Persaingan strategis antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, merupakan ciri utama lingkungan keamanan Australia," kata Conroy dalam sebuah pidato. "Persaingan paling ketat bahkan terjadi di kawasan kita, Indo-Pasifik," imbuh dia.
Terkait rencana ini, Australia akan bermitra dengan raksasa senjata yang berkantor pusat di AS, Lockheed Martin, untuk membuat sistem roket peluncur ganda berpemandu (GMLRS), kata Conroy.
Pengumuman Australia ini menyusul uji coba misil balistik antarbenua yang dilakukan Tiongkok baru-baru ini di Pasifik, yang merupakan uji coba pertama dalam empat dekade. SB/AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!