Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kembangkan Sistem Pembayaran, MRT Jakarta Gandeng ITS Taiwan

📅 Rabu, 30 Okt 2024, 16:53 WIB | Oleh:
Kembangkan Sistem Pembayaran, MRT Jakarta Gandeng ITS Taiwan Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Penumpang menempelkan kartu pembayaran keluar (tap out) di Stasiun Metro Taipei Nangang Exhibition, Taipei, Taiwan, Rabu (30/10).

TAIPEI - PT MRT Jakarta (Perseroda) menggandeng organisasi Intelligent Transportation Society of Taiwan (ITS Taiwan) untuk mengembangkan sistem pembayaran tiket (ticketing) demi meningkatkan kecepatan pelayanan.

"Khususnya untuk tahun ini kita akan belajar tentang bagaimana menerapkan sistemticketingyang ada di operator transportasi masa depan," kata Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta Ahmad Pratomo dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Pratomo mengatakan MRT Jakarta merupakan anggota dari ITS Taiwan yang merupakan gabungan dari berbagai perusahaan sektor transportasi, perbankan, dan industri.

Dia berharap MRT Jakarta bisa mempelajari sistem pembayaran dari Metro Taipei untuk menjadi percontohan.

"Dengan ITS Taiwan ini tentu MRT terbantu untuk menyiapkan pembanding (benchmarking)dengan transportasi- publik yang ada di Taiwan," ujarnya.

Ke depan, diharapkan MRT Jakarta tidak hanya terbatas dengan satu negara namun bisa bekerjasama dengan ITS negara lainnya untuk bisa memberikan manfaat bagi masyarakat terutama dalam hal transportasi publik.

Sedangkan, Senior wakil Presiden ITS Taiwan, Jason Chang menekankan pentingnya agar pemerintah membuka kolaborasi dengan pihak terkait untuk mencapai tujuan.

"Pemerintah harus ikut bergabung dengan sektor swasta dalam kawasan berorientasi transit (transit oriented development/TOD)," ujar Jason.

Jason menjelaskan tujuan kerja sama ini untuk mengadaptasi sebuah teknologi dan memulai bisnis-bisnis baru di sekitar area (stasiun) kereta.

Dia berharap adanya adanya kerjasama ini mampu berdampak baik bagi sistem pembayaran di seluruh dunia.

Anggaran pemerintah Taiwan untuk Metro Taipei mencapai 32 miliar dolar AS atau setara Rp503 triliun. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.