Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Film Week 2024 Pilar Penting Perkembangan Film Nasional

📅 Selasa, 29 Okt 2024, 19:37 WIB | Oleh:
Jakarta Film Week 2024 Pilar Penting Perkembangan Film Nasional Doc: istimewa
Ket. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon (tengah), dalam penutupan JFW 2024, di Jakarta, Selasa (29/10).

JAKARTA - Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mengatakan Jakarta Film Week (JFW) 2024 merupakan pilar penting perkembangan film nasional. JFW 2024 menjadi ajang penting bagi perfilman Indonesia, untuk menghadirkan berbagai film berkualitas serta menjadi ruang kolaborasi antara sineas lokal dan internasional.

"Jakarta Film Week ini bukan hanya sekadar festival sinema, namun menjadi pilar penting bagi perkembangan perfilman di Tanah Air," ujar Fadli, dalam penutupan JFW 2024, di Jakarta, Selasa (29/10).

Dia menuturkan, pihaknya mendukung program baru JFW Net yang hadir secara paralel sebagai platform yang mendorong pertumbuhan industri dan penguatan ekosistem perfilman nasional. Menurutnya, JFW 2024 bisa mendorong film Indonesia memiliki daya saing di kancah internasional.

"Ajang ini juga memberi kesempatan kepada sineas lokal untuk mendapatkan pengakuan, memperluas jaringan, serta mengenalkan karya mereka kepada penonton domestik dan global," jelasnya.

Fadli mengungkapkan, program JFW Net pada penyelenggaraan JFW 2024 berfokus pada dinamika industri film nasional dan internasional. Di dalamnya terdapat rangkaian program seperti lab workshop, talks, focus group discussion, pitching forum.

Dia melanjutkan, JFW Net hadir sebagai media pertemuan para pemangku kepentingan pada industri film di Indonesia. Menurutnya, JFW Net memberikan ruang luas bagi sineas nasional untuk berkolaborasi dengan produser, investor, dan ahli perfilman dari berbagai negara, serta membuka peluang sinergi lintas sektor yang berkelanjutan.

"Dengan kehadiran JFW Net, kami berharap para sineas Indonesia memiliki kesempatan berharga untuk memperluas wawasan, meningkatkan pengalaman, dan membangun jejaring dengan berbagai pelaku industri film global," katanya.

Dia berharap, program tersebut dapat memperkuat fondasi perfilman nasional sebagai industri yang mampu bersaing di tingkat dunia. Menurutnya, JFW 2024 dan program paralelnya JFW Net merupakan bukti kekuatan ekosistem perfilman.

"Terutama untuk memperkaya pemahaman masyarakat tentang dunia serta menghubungkan dengan berbagai nilai-nilai kebudayaan," ucapnya.

Sebagai informasi, Jakarta Film Week 2024 menampilkan berbagai karya dari 55 negara yang membawa tema dan perspektif yang sangat beragam. Acara ini dihadiri sejumlah sineas internasional, di antaranya Produser Exhuma, Kim Young Min; Sutradara In The Belly of a Tiger, Siddhartha Jatla; dan kru film Sampai Jumpa Selamat Tinggal.

"Sekitar 140 film dari 50 negara akan ditayangkan selama Jakarta Film Week 2024," kata Manajer Program Jakarta Film Week 2024 Novi Hanabi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.