Hyundai Perkenalkan Tank Tempur Siluman Bertenaga Hidrogen Pertama di Dunia
📅 Selasa, 29 Okt 2024, 15:13 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: istimewa
SEOUL - Anak perusahaan Hyundai Korea Selatan, Rotem, baru saja meluncurkan visinya untuk masa depan tank tempur utama bagi Republik Korea (ROK), bermesin bertenaga hidrogen.
Dilansir Interesting Engineering, versi terbaru dari tank tempur seri K ROK, K3 ini akan ditenagai oleh sel bahan bakar hidrogen dan menampilkan teknologi canggih lainnya untuk menjadi salah satu tank paling canggih di dunia.
Tank bertenaga hidrogen K3 baru ini dikembangkan bekerja sama dengan Badan Pengembangan Pertahanan Korea dan lembaga penelitian teknologi nasional lainnya. Setelah beroperasi, tank ini diharapkan dapat mulai diproduksi paling cepat pada tahun 2040, menjadikannya tank pertama di dunia.
Sel bahan bakar hidrogen akan menggantikan mesin diesel seri K. Hal ini akan dilakukan secara bertahap, dengan prototipe pertama yang menampilkan mesin hibrida hidrogen dan diesel. Ini hanyalah pengumuman terbaru dari Korea Selatan dalam tujuan yang lebih luas untuk mengubah mesin perangnya dari mesin pembakaran.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tank tempur utama generasi berikutnya melampaui semua kemampuan MBT saat ini, menyediakan penggunaan misi yang lebih efisien dengan teknologi terkini untuk peperangan masa depan. Seiring dengan perubahan kondisi medan perang, lebih banyak perubahan diperlukan pada daya tembak, komando dan kendali, serta kemampuan bertahan MBT agar lebih optimal dan menciptakan sinergi tempur yang maksimal," jelas Hyundai Rotem di situs webnya.
"Hyundai Rotem akan secara proaktif mempersiapkan diri untuk peperangan di masa depan dengan mengembangkan tank tempur utama generasi berikutnya yang mampu melengkapi kemampuan dan menggantikan fungsi tempur. Menjaga perdamaian adalah tujuan utama kami," tambah perusahaan itu.
K3 baru akan dilengkapi kemampuan siluman yang lebih baik, pengemudian otomatis dan drone budak, serta senjata utama laras halus 130 mm yang baru. "Tank generasi berikutnya akan memiliki kemampuan serangan pendahuluan yang lebih kuat menggunakan sistem kendali tembakan berbasis kecerdasan buatan," kata seorang pejabat di Hyundai Rotem.
Sebaiknya Anda baca juga:
Langkah ini lebih dari sekadar langkah untuk membuat aset militer, seperti tank, lebih berkelanjutan. Langkah ini juga menawarkan peningkatan kuat yang seharusnya membuat tank baru lebih serbaguna dan mematikan di medan perang. Yang pertama adalah memiliki tanda panas yang jauh lebih rendah karena tidak adanya gas buang panas.
Teknologi sel bahan bakar juga akan mengurangi kebisingan yang dihasilkan tangki saat bergerak. Teknologi ini juga akan memberikan tangki akselerasi dan mobilitas yang lebih baik, belum lagi penghematan bahan bakar yang jauh lebih baik.
Karena jumlah komponen yang bergerak lebih sedikit, tangki baru ini juga akan lebih mudah dirawat. Tangki ini juga akan mampu melintasi medan terjal dan terjal dengan lebih baik.
Menurut Army Recognition, K3 baru akan dioperasikan oleh tiga awak: satu pengemudi, satu komandan, dan satu penembak. Awak akan ditempatkan di kapsul berlapis baja tebal di dekat bagian depan lambung kapal.
Bersenjata lengkap dan berlapis baja
Desain ini bertujuan untuk meningkatkan perlindungan awak dengan mengisolasi mereka dari potensi ancaman dari autoloader dan penyimpanan amunisi. Inti dari daya tembaknya adalah menara tanpa awak yang dilengkapi dengan meriam laras halus 130 mm yang dikendalikan dari jarak jauh.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!