Hyundai Motor Bangun Pabrik di Arab Saudi, Pertama di Timur Tengah
📅 Minggu, 18 Mei 2025, 08:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Hyundai
JAKARTA - Hyundai Motor Co. mengumumkan telah memulai pembangunan pabrik produksi di Arab Saudi, yang menjadi basis manufaktur pertama perusahaan di Timur Tengah, menandai tonggak penting dalam ekspansi global perusahaan.
Dikutip dari Yonhap, Kamis (15/5) waktu setempat, upacara pencanangan pembangunan Hyundai Motor Manufacturing Middle East (HMMME) digelar pada Rabu (14/5) di King Salman Automotive Cluster, yang terletak di dalam King Abdullah Economic City (KAEC), Arab Saudi.
HMMME adalah usaha patungan antara produsen otomotif Korea Selatan tersebut dan Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, dengan skema kepemilikan saham 30-70.
Produksi direncanakan dimulai pada kuartal keempat 2026 dengan kapasitas tahunan 50.000 unit, mencakup kendaraan listrik (EV) dan model mesin pembakaran internal.
Fasilitas ini menjadi bagian utama strategi Arab Saudi untuk mengembangkan industri otomotif domestik, dengan King Salman Automotive Cluster sebagai pusat manufaktur otomotif baru negara tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Upacara itu dihadiri lebih dari 200 pejabat dan tokoh dari kedua negara, termasuk Menteri Industri Arab Saudi Bandar Alkhorayef dan Wakil Ketua Hyundai Motor Group Chang Jae-hoon.
Chang menyatakan bahwa pencanangan pembangunan ini menandai dimulainya era baru bagi Hyundai Motor dan Arab Saudi. Dia berharap pabrik ini akan berkontribusi pada inisiatif Visi 2030 negara tersebut dengan melatih tenaga lokal yang ahli dalam teknologi mobilitas.
"Pencanangan hari ini menjadi awal babak baru bagi Arab Saudi dan Hyundai Motor, sekaligus meletakkan fondasi bagi era baru mobilitas masa depan dan inovasi teknologi," ujar Chang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hyundai Motor menyatakan bahwa pabrik baru ini akan menciptakan ribuan lapangan kerja di Arab Saudi serta memungkinkan transfer pengetahuan industri dan pengembangan keterampilan.
"Lokalisasi kendaraan Hyundai akan mempercepat pertumbuhan ekosistem otomotif dan mobilitas Arab Saudi, sekaligus membuka jalan bagi masa depan industri baru," jelas perusahaan.
Sebagai bagian dari strategi Visi 2030, Arab Saudi aktif mendorong pengembangan industri otomotifnya, seiring upaya negara Timur Tengah tersebut untuk mendiversifikasi mesin pertumbuhan sekaligus mengurangi ketergantungan besar pada industri minyak.
Produsen otomotif asal Korea Selatan ini juga berupaya membangun ekosistem mobilitas hidrogen di Arab Saudi melalui kemitraan dengan Korea Automotive Technology Institute, Air Products Qudra, dan Saudi Public Transport Company.
Dalam kemitraan ini, para pihak berencana bekerja sama di berbagai bidang, termasuk menciptakan lingkungan mobilitas hidrogen, menjalankan proyek percontohan bus listrik hidrogen, serta berkolaborasi dalam program penelitian yang didukung pemerintah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!