Korut Salahkan Militer Korsel atas Intrusi Drone ke Wilayahnya
📅 Senin, 28 Okt 2024, 11:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: CNA/REUTERS/KCNA
SEOUL - Kementerian Pertahanan Korea Utara menyalahkan militer Korea Selatan karena mengirim pesawat tak berawak ke wilayahnya untuk tujuan politik, menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan negara, kata media pemerintah KCNA pada Senin (28/10).
Kementerian mengumumkan hasil akhir penyelidikannya setelah mengklaim pesawat tak berawak Korea Selatan terbang di atas Pyongyang setidaknya tiga kali bulan ini untuk mendistribusikan selebaran anti-Korea Utara.
KCNA juga telah menerbitkan foto-foto yang digambarkannya sebagai pesawat tak berawak militer Korea Selatan yang jatuh.
Selama analisis program kendali penerbangan pesawat nirawak tersebut, otoritas Korea Utara mengatakan mereka menemukan lebih dari 230 rencana penerbangan dan catatan penerbangan sejak Juni 2023, termasuk rencana menyebarkan "sampah motivasi politik".
Catatan pada 8 Oktober menunjukkan bahwa pesawat tak berawak itu meninggalkan pulau perbatasan Selatan, Baengnyeongdo, pada larut malam dan menyebarkan selebaran di atas gedung kementerian luar negeri dan pertahanan di Pyongyang beberapa jam kemudian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kementerian Pertahanan Korsel tidak langsung memberikan komentar tetapi mengatakan klaim sepihak Pyongyang "tidak layak diverifikasi atau ditanggapi".
Seorang juru bicara Korea Utara memperingatkan, negaranya akan menanggapi dengan "serangan tanpa ampun" jika kasus seperti itu terulang kembali, kata KCNA.
Ketegangan antara kedua Korea telah meningkat kembali sejak Korea Utara mulai menerbangkan balon yang membawa sampah ke Korea Selatanpada akhir bulan Mei, yang mendorong Korea Selatan untuk memulai kembali siaran propaganda melalui pengeras suara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seoul dan Washington mengatakan Korea Utara telah mengirim 3.000 tentara ke Russia untuk kemungkinan penempatan di Ukraina, yang dapat berarti eskalasi signifikan dalam konflik mereka. Pyongyang mengatakan pada hari Jumat bahwa setiap langkah untuk mengirim pasukannya guna mendukung Russia akan sejalan dengan hukum internasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!