Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cawagub DKI Bang Doel Rono Karno Tegaskan Sistem Zonasi Sekolah Masih Diperlukan di Jakarta

📅 Senin, 28 Okt 2024, 00:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cawagub DKI Bang Doel Rono Karno Tegaskan Sistem Zonasi Sekolah Masih Diperlukan di Jakarta Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Petugas membantu orang tua murid dan calon peserta didik baru melakukan pengecekan status pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMK Negeri 1, Jakarta, Senin (10/6/2024).

Jakarta - Calon wakil gubernur pada Pilkada Jakarta 2024 nomor urut tiga (3)Rano Karno mengatakan sistem zonasi sekolah masih diperlukan di Jakarta karena kesiapan infrastruktur sekolah belum merata.

"Zonasi bagian dari PPDB (penerimaan peserta didik baru) ini lahir dari Peraturan Menteri," kata dia dalam debat kedua Pilkada DKI 2024 di Jakarta, Minggu malam.

Rano mengakui bahwa di beberapa daerah, infrastruktur sekolah masih kurang seperti di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, yakni tidak ada sekolah menengah atas (SMA).

Oleh karena itu, lanjutnya, sistem ini masih diperlukan sembari masyarakat menunggu pembangunan infrastruktur sekolah.

"Kemarin saya baru ke Pulau Bidadari, Untung Jawa. Di Untung Jawa tidak ada SMA. Artinya sistem zonasi masih diperlukan sambil kita menunggu untuk membangun infrastruktur sekolah lain," ujar Rano.

Pernyataan Rano ini menanggapi jawaban calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 1 Suswono yang menyatakan sistem zonasi masih dibutuhkan dalam PPDB.

Menurut dia, sistem zonasi tetap dapat dilakukan dengan catatan sekolah negeri dan swasta digratiskan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengadakan debat kedua calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2024 di Beach City International Stadium (BCIS), Jakarta Utara, Minggu malam.

Tema yang diangkat dalam debat kedua yakni "Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial". Tema ini terbagi atas enam subtema, yakni infrastruktur terintegrasi dan pelayanan dasar prima, pendidikan dan kesehatan.

Kemudian penanganan ketimpangan sosial, pembangunan ekonomi digital dan UMKM, lalu, pariwisata dan ekonomi kreatif serta inflasi bahan pokok.

Peserta debat tersebut adalah pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur nomor urut satu (1)Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), paslon nomor urut dua (2) Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dan paslon nomor urut tiga (3)Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).

Sebelumnya, debat pertama digelar di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (6/10) malam dengan tema "Penguatan SDM dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global".

Adapun debat tahap ketiga Pilkada Jakarta dijadwalkan kembali pada 17 November 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

52 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.