Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mark Zuckerberg Klaim Kacamata AR Segera Gantikan Smartphone, Benarkah?

📅 Minggu, 27 Okt 2024, 09:26 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kacamata pintar sudah digunakan di berbagai industri, seperti logistik dan kesehatan. Meta berencana meluncurkan Orion secara massal pada 2027.

Pada saat itu, teknologi kecerdasan buatan (AI) mungkin telah berkembang maju hingga asisten virtual dapat "melihat" apa yang kita lihat, menggabungkan dunia fisik, maya, dan buatan secara mulus. Pada titik itu, mudah membayangkan bahwa kebutuhan akan smartphone yang berukuruan besar dan tebal akan berkurang. Melalui proses destruksi kreatif-yakni saat inovasi baru menggantikan teknologi lama-satu industri mungkin akan mengambil alih dominasi yang sebelumnya dipegang oleh industri lainnya.

Penelitian juga memprediksi bahwa industri headset virtual dan AR akan mencapai nilai US$370 miliar (sekitar Rp5.783 triliun) pada 2034.

Namun, pertanyaan besarnya adalah: apakah teknologi ini benar-benar akan bermanfaat bagi kita?

Debat mengenai dampak teknologi terhadap produktivitas dan kesejahteraan sudah lama berlangsung. Beberapa orang berpendapat bahwa smartphone, misalnya, telah meningkatkan konektivitas dan produktivitas.

Namun, banyak juga yang merasa bahwa smartphone hanya menambah distraksi dan kelelahan mental.

Jika Meta berhasil, kacamata AR bisa menawarkan cara yang lebih produktif untuk bekerja dan berkomunikasi. Firma konsultan Deloitte memprediksi bahwa teknologi ini akan memberikan akses data dan komunikasi yang lebih cepat serta mengurangi kesalahan manusia dan membantu memonitor kesehatan pengguna.

Namun, apakah semua ini akan menjadi kenyataan atau tidak, bergantung pada seberapa baik Meta dan perusahaan lainnya mengatasi tantangan yang ada. Jika mereka berhasil, kacamata AR mungkin benar-benar akan menggantikan smartphone dan membuka era baru teknologi yang lebih terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari.The Conversation

Martie-Louise Verreynne, Professor in Innovation and Associate Dean (Research), The University of Queensland

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Air Baku PDAM Bangka Tengah...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.