Belanda dan Inggris Berebut Tanah Afrika Selatan
📅 Jumat, 25 Okt 2024, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoIndustri ini terus berkembang di bawah Belanda, yang menambahkan area penanaman anggur baru ke koloni mereka. Paarl, Franschhoek, dan Stellenbosch adalah kota-kota yang tumbuh di sekitar industri anggur dan masih memproduksi sebagian besar anggur Afrika Selatan hingga saat ini.
Transisi Kekuasaan
Pada tahun 1794, Belanda diserbu oleh Prancis selama Perang Kemerdekaan. Setelah kemenangan Prancis, pemerintahan pro-Prancis dibentuk di Belanda, yang kemudian dikenal sebagai Republik Batavia.
Dengan perkembangan ini, Inggris yang bermusuhan dengan Prancis merasa perlu untuk merebut wilayah kekuasaan Belanda yang sangat penting di Cape Town. Untuk itu sebuah ekspedisi pun dikirim, yang mengakibatkan Pertempuran Muizenberg.
Sebaiknya Anda baca juga:
Korban jiwa tidak banyak, tetapi dengan Cape Town yang terancam, dan gubernur Belanda, Abraham Josias Sluysken, menyerahkan koloni itu kepada Inggris.
Transisi pemerintahan di Cape membawa perubahan yang mengubah seluruh sifat koloni itu. Undang-Undang Perdagangan Budak tahun 1807 membuat perdagangan budak menjadi ilegal di seluruh Kekaisaran Inggris.
Seiring berkembangnya Cape Colony, demikian pula emansipasi orang-orang yang sebelumnya diperbudak. Semua orang dinyatakan setara dan diberi hak suara yang sama. Ini sangat kontras dengan era kolonialisme Belanda.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perjuangan untuk mendapatkan pijakan lain di Afrika Selatan menyebabkan Inggris melakukan ekspansi ke pesisir timur, yang akhirnya berkonflik dengan Kerajaan Zulu. Perang Inggris-Zulu adalah perang singkat dan berdarah yang menghasilkan kemenangan penuh bagi Inggris tetapi dengan mengorbankan kekalahan terburuk pasukan Inggris oleh pasukan pribumi dalam seluruh sejarah Kekaisaran Inggris. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!