Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Junta: Teroris Ledakkan Konsulat Tiongkok

📅 Senin, 21 Okt 2024, 02:55 WIB | Oleh: Tim Penulis

Awal bulan ini, Kementerian Ketenagakerjaan Thailand mengumumkan bahwa pihak berwenangnya telah menahan hampir 200.000 warga negara Myanmar selama 120 hari penindakan nasional terhadap pekerja migran yang tidak memiliki identifikasi atau dokumentasi yang memadai.

Atas laporan ini, para aktivis hak asasi manusia menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengambil tindakan terhadap junta atas aksinya itu.

"Dari aspek hukum, penculikan semacam itu untuk wajib militer sama sekali tidak dapat diterima," kata seorang aktivis yang tidak mau disebutkan namanya. "Ini bertentangan dengan hukum internasional dan komunitas internasional, termasuk Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean), yang merupakan salah satu anggotanya, harus memberikan sanksi yang segera dan efektif terhadap junta," imbuh dia.AFP/NHK/RFA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Warung Pangan Diperkuat unt...
Nasional
Indonesia Berpotensi Jadi P...
Luar Negeri
Persaingan di LTS Bayangi P...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.