Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasar Asia Fluktuatif Seiring Melambatnya Pertumbuhan Ekonomi Tiongkok

📅 Jumat, 18 Okt 2024, 13:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasar Asia Fluktuatif Seiring Melambatnya Pertumbuhan Ekonomi Tiongkok Doc: the star
Ket. Bursa Saham Shanghai.

HONG KONG - Pasar Asia berfluktuasi pada hari Jumat (18/10) setelah Tiongkok membukukan pertumbuhan ekonomi terlemah dalam satu setengah tahun, karena harga emas mencapai rekor tertinggi dan menyusul petunjuk lemah dari Wall Street.

Para investor telah mendesak Beijing untuk menyampaikan rencana yang lebih konkret bagi ekonomi negara yang sedang lesu sejak serangkaian pengumuman stimulus bulan lalu yang telah memicu harapan para pejabat akan melepaskan kebijakan "bazoka" yang telah diserukan banyak orang.

Namun, setelah reli besar-besaran di seluruh pasar daratan dan Hong Kong, tiga pengarahan tingkat tinggi yang telah menyebabkan banyak antisipasi ternyata jauh dari harapan dan memicu aksi jual yang menggerogoti keuntungan awal tersebut.

Berita hari Jumat bahwa produk domestik bruto meningkat 4,6 persen menegaskan perlunya lebih banyak bantuan.

Meskipun sedikit lebih baik dari perkiraan dalam survei ekonom AFP, angka tersebut menandai laju pertumbuhan paling lambat sejak awal tahun 2023 -- kuartal setelah pencabutan tindakan ketat pandemi Covid-19.

Pihak berwenang telah berjuang keras untuk menghidupkan kembali ekonomi nomor dua di dunia itu yang tengah berjuang melawan krisis utang yang menyengat di sektor properti dan aktivitas konsumen yang lesu.

Langkah-langkah yang diumumkan sejauh ini mengatasi beberapa masalah tetapi pengamat telah menyerukan tindakan lebih lanjut, banyak yang memperingatkan pemerintah akan kesulitan mencapai target tahunan lima persennya tahun ini.

Meski demikian, berita bahwa penjualan eceran -- ukuran pengeluaran konsumen -- dan produksi industri naik lebih dari yang diharapkan pada bulan September merupakan titik terang.

Saham di Hong Kong dan Shanghai naik tipis pada pagi hari karena investor mencerna laporan terbaru, sementara ada juga kenaikan di Tokyo berkat melemahnya yen.

Wellington, Taipei, Manila dan Jakarta juga naik, tetapi Sydney, Singapura dan Seoul turun sedikit.

Emas naik melewati $2.700 ke rekor baru dan harga minyak mentah naik tipis karena ketidakpastian geopolitik setelah Israel mengatakan telah membunuh pemimpin Hamas Yahya Sinwar.

Para pedagang sudah merasa cemas atas krisis di Timur Tengah saat Israel berperang melawan Hamas di Gaza dan, baru-baru ini, Hizbullah di Lebanon selatan, dengan kekhawatiran tentang perang di seluruh wilayah yang dapat melibatkan Iran.

Wall Street mengalami hari yang sebagian besar tanpa kejadian penting karena penjualan ritel AS yang melampaui perkiraan menyebabkan investor mengurangi taruhan pada pemangkasan suku bunga Federal Reserve dan mendorong dolar lebih tinggi terhadap yen dan euro.

Tekanan ke bawah terhadap mata uang tunggal itu bertambah dengan adanya pemangkasan suku bunga lain oleh Bank Sentral Eropa dan indikasi bahwa masih banyak lagi yang bisa dilakukan seiring dengan turunnya inflasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.