Jumlah Perjalanan Kereta cepat Woosh Meningkat 242 Persen
📅 Jumat, 18 Okt 2024, 16:46 WIB | Oleh: AlfredRute Halim - Padalarang PP (pergi-pulang) masih mendominasi dengan kisaran 80 persen dari total seluruh perjalanan penumpang. Sisanya sebanyak 20 persen penumpang memilih rute Halim - Tegalluar Summarecon PP.
Untuk membangun budaya menggunakan transportasi umum, KCIC terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan aksesibilitas seluruh stasiun Whoosh.
Konektivitas dengan LRT Jabodebek, Bus Transjakarta, Bus Trans Metro Pasundan, Commuter Line Bandung Raya, KA Feeder Kereta Cepat, Bus ke bandara, dan berbagai moda lainnya untuk menuju destinasi lanjutan dibangun guna memudahkan penumpang bermobilitas melalui transportasi yang terintegrasi.
Berdasarkan survei yang dilakukan pada pertengahan tahun 2024, lanjut Eva, sebanyak 41 persen penumpang Whoosh berusia pada rentang 16 - 25 tahun, diikuti penumpang dengan usia 26 - 35 tahun sebanyak 28 persen. Lalu 55 persen di antaranya merupakan pegawai swasta dan 19 persen merupakan pegawai pemerintah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Masyarakat yang menggunakan Whoosh untuk berlibur atau berwisata mencapai 44 persen dan untuk perjalanan bisnis mencapai 34 persen," kata Eva lagi.
Eva juga mengungkapkan bahwa dari survei tersebut pula, sebanyak 45 persen pengguna Whoosh sebelumnya memilih menggunakan mobil untuk bepergian antara Jakarta dan Bandung. Sedangkan 25 persen lainnya memilih menggunakan bus atau travel.
Eva menambahkan, Whoosh berhasil memindahkan masyarakat beralih dari transportasi pribadi ke transportasi umum yang dapat diandalkan. Keberhasilan ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat semakin tinggi dari waktu ke waktu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Hampir 1 tahun Whoosh hadir untuk melayani masyarakat dengan aman, nyaman, dan berbagai kemudahan yang dihadirkan," ucap Eva.
KCIC berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan pengalaman terbaik bagi semua penumpang, dengan menghadirkan layanan yang lebih modern dan efisien.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!