Calon Wamen Harus Siap Hadapi Tantangan Global
📅 Jumat, 18 Okt 2024, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
JAWA BARAT - Mantan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebutkan pembekalan tugas calon wakil menteri di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) menjadi ajang menyamakan frekuensi, persepsi, dan visi.
Bima Arya yang juga merupakan salah satu peserta, usai pembekalan bertajuk "Hambalang Retreat" menyebutkan bahwa Prabowo ingin menyamakan frekuensi calon anggota kabinet mendatang, karena berasal dari berbagai latar belakang.
"Latar belakang anggota kabinet berbeda-beda kata beliau. Ada aktivis, ada budayawan, politisi. Maka dari itu, harus disamakan frekuensinya, perspektifnya," ungkap Bima Arya yang kini menjabat Ketua DPP PAN itu, Kamis (17/10).
Ia memaparkan, Prabowo menyampaikan konstelasi global, seperti geopolitik, kondisi ekonomi global, mengelola negara, dan menggarisbawahi seni mengelola negara secara andal, atau seni keterampilan mengelola negara.
Kemudian, pembekalan kali ini menekankan prioritas akan dijalankan oleh pemerintahan ke depan, dengan mendengar paparan dari beberapa narasumber. "Ada yang berbicara pemberantasan korupsi dari perspektif internasional, kemudian the features of artificial intelligence, kemudian ada yang menyampaikan kisah sukses pertumbuhan ekonomi yang impresif di Dubai," papar Bima Arya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, dengan demikian para calon wamen menjadi satu frekuensi dan persepektif dengan memahami dari pemikiran-pemikiran Prabowo Subianto.
Pembekalan bertajuk "Hambalang Retreat" itu diikuti calon wakil menteri kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dengan 54 peserta.
Pembekalan tugas bagi para calon wakil menteri dimulai sekitar pukul 09.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB dengan berbagai pembasahan, seperti kecerdasan buatan (AI), media dan komunikasi, lapangan kerja masa depan, dan materi antikorupsi.
Sebelumnya, pada Rabu (16/10), Presiden Terpilih Prabowo Subianto memberikan pembekalan tugas kepada para calon menteri di kediamannya, Hambalang, salah satunya, mengenai penggunaan APBN agar tepat sasaran.
"Pesan yang paling mendalam bahwa APBN itu benar-benar harus digunakan untuk kemaslahatan dan kesejahteraan rakyat," ungkap Supratman Andi Agtas, kader Partai Gerindra.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!