Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Berdebat Sengit dengan Jurnalis Bloomberg Soal Rencana Penerapan Tarif Impor

📅 Rabu, 16 Okt 2024, 12:12 WIB | Oleh:
Trump Berdebat Sengit dengan Jurnalis Bloomberg Soal Rencana Penerapan Tarif Impor Doc: Istimewa
Ket. Donald Trump selama wawancara dengan Pemimpin Redaksi Bloomberg, John Micklethwait di Economic Club of Chicago, di Chicago, Selasa (15/10).

CHICAGO - Mantan Presiden Donald Trump, terlibat perdebatan sengit dengan Pemimpin Redaksi Bloomberg, John Micklethwait, Selasa (15/10), saat diwawancara tentang rencana tarif penerapan tarif impor yang tinggi dengan mengatakan kepada jurnalis tersebut bahwa dia telah "salah" sepanjang hidupnya.

Dikutip dari New York Post, Micklethwait berulang kali bertanya kepada Trump dalam "The Economic Club of Chicago" bagaimana dia akan memberlakukan tarif tinggi pada perusahaan asing tanpa mendapat dampak negatif ekonomi pada konsumen Amerika sebagai gantinya, karena ekonomi AS saat ini terkait erat dengan Tiongkok dan Uni Eropa.

"Dampak keseluruhannya bisa sangat besar," kata editor tersebut, seraya menambahkan bahwa Trump siap menyeret AS ke dalam "perang dagang."

Trump menjawab tentang kebijakan yang diusulkannya: "Ini akan berdampak besar, dampak positif. Ini akan menjadi dampak positif."

"Pasti sulit bagi Anda untuk menghabiskan 25 tahun berbicara tentang tarif sebagai sesuatu yang negatif dan kemudian mendengar seseorang menjelaskan kepada Anda bahwa Anda sepenuhnya salah," sindir mantan presiden itu.

Keduanya terus terlibat adu argumen yang berapi-api sepanjang wawancara.

Micklethwait mendesak Trump tentang apa yang dipikirkannya mengenai para kritikus yang mengklaim penerapan tarif besar seperti itu akan membebani biaya kepada konsumen yang ingin membeli barang-barang impor.

"Para kritikus mengatakan tarif Anda akan berakhir seperti pajak penjualan nasional," kata Micklethwait.

"Saat ini, Amerika memiliki impor senilai 3 triliun dolar AS. Anda akan menambahkan tarif untuk setiap barang impor. Itu akan menaikkan biaya bagi semua orang yang ingin membeli barang asing.


"Bukankah itu matematika yang sederhana, Presiden Trump?" tanya pewawancara.

Trump membalas, "Ya, memang begitu, tetapi tidak seperti yang Anda bayangkan. Saya selalu pandai matematika."

Mantan presiden itu mengklaim bahwa berdasarkan kebijakannya, tarif yang sangat tinggi terhadap bisnis asing akan membuat mereka mendirikan bisnis di AS.

"Anda tahu, ada teori lain," kata Trump.

"Tarif yang Anda tetapkan sangat tinggi, sangat mengerikan, sangat menjengkelkan, sehingga mereka akan langsung datang."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

42 menit yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.