LPS Presents The 47th Jazz Goes to Campus Siap Digelar 17 November Mendatang
📅 Rabu, 16 Okt 2024, 14:45 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadito Campus
Sandhy Sandoro selaku Musisi
Chico Hindarto selaku Ketua Forum Jazz Indonesia
Jenevan Santino Wijaya selaku GM Asset Optimization PT Sarinah
Sesi diskusi diawali oleh Elbert Khorico yang menjelaskan bahwa "LPS Presents The 47th Jazz Goes to Campus" adalah festival musik jazz yang telah dimulai sejak tahun 1977 di kampus UI Salemba, dengan tujuan menjadikan jazz lebih mudah diakses dan inklusif bagi semua lapisan masyarakat. Festival yang telah berjalan selama 47 tahun ini diorganisir sepenuhnya oleh mahasiswa aktif FEB UI, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan teknis. Elbert mengapresiasi keberhasilan festival ini yang terus berlanjut meskipun menghadapi tantangan pandemi.
Mengutip Candra Darusman, ia menekankan bahwa JGTC tidak hanya berkelanjutan tetapi juga terus berkembang, dari panggung kecil pada 1977 hingga menjadi empat panggung besar dengan hampir 10.000 penonton saat ini. Tahun ini, JGTC juga memaksimalkan pengalaman festival dengan menyediakan fasilitas nyaman, termasuk shuttle bus dari parkiran ke venue.
Candra Darusman menambahkan bahwa meskipun JGTC adalah salah satu festival jazz tertua di Indonesia, acara ini tetap terasa segar karena dikelola oleh mahasiswa yang selalu berganti setiap tahun. Kepemimpinan baru setiap tahunnya membuat festival ini tetap relevan dan dinamis. Ia juga menghubungkan keberhasilan JGTC dengan teori ekonomi pentahelix, di mana keberhasilan acara melibatkan berbagai sektor seperti akademisi, bisnis, pemerintah, media, dan komunitas. Candra juga menegaskan bahwa meskipun ada perubahan dalam genre musik jazz, seperti jazz rock atau jazz pop, esensi jazz tetap tidak berubah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Chico Hindarto, perwakilan dari Forum Jazz Indonesia, mengungkapkan bahwa forum ini awalnya dibentuk untuk mengatur jadwal acara jazz di Indonesia agar tidak bertabrakan. Di bawah kepemimpinannya sejak 2020, Forum Jazz Indonesia juga mengelola festival jazz di seluruh negeri dan bekerja sama dengan budaya asing. Mereka percaya bahwa musik Indonesia memiliki potensi untuk bersaing di kancah internasional. Chico menekankan pentingnya menjaga konsistensi dan kekuatan konsep JGTC agar tetap relevan di tengah maraknya festival musik lainnya di Indonesia.
Sebagai bintang tamu di Sarinah Jazz Night dan JGTC Festival, Sandhy Sondoro berharap agar musik jazz terus berkembang dan semakin banyak anak muda yang mendalami genre ini. Ia juga mencatat bahwa sekarang semakin banyak generasi muda yang menempuh pendidikan di sekolah musik jazz, sebuah perkembangan yang signifikan dibandingkan dengan zamannya. Pada penampilannya di JGTC, ia berencana membawakan suasana jazz yang lebih kental dengan lagu-lagu bernuansa swing. Sandhy juga menyarankan pentingnya stasiun radio jazz di Indonesia untuk memperluas kecintaan masyarakat terhadap genre ini.
Janevan Santino, GM Asset Optimization PT Sarinah, menutup sesi dengan menyampaikan bahwa Sarinah bangga berkolaborasi dengan JGTC selama tiga tahun berturut-turut. Sarinah melihat acara ini sebagai cara untuk memajukan industri musik, budaya, dan bisnis di Indonesia, dan berharap kolaborasi ini akan terus berlanjut di masa depan. JGTC dianggap sebagai "sound of surprise" yang setiap tahunnya memberikan kejutan baru bagi masyarakat.
Dengan ini kami sampaikan pesan-pesan kami selaku panitia LPS Presents The 47th Jazz Goes to Campus. Kami berharap upaya yang telah kami lakukan melalui rangkaian acara yang telah berlangsung dapat memberikan manfaat serta dukungan bagi industri musik tanah air, komunitas, musisi-musisi muda, serta penikmat musik Jazz.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!