Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekitar 45.000 Warga Maros Alami Krisis Air Bersih

📅 Senin, 14 Okt 2024, 04:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekitar 45.000 Warga Maros Alami Krisis Air Bersih Doc: ANTARA/Suriani Mappong
Ket. Ilustrasi suasana kekeringan yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Maros.

Maros - Pemerintah Kabupaten Maros,Sulawesi Selatan, menyalurkan air bersih ke sembilan kecamatan yang mengalami krisis air bersih.

"Sekitar 45.000 warga mengalami krisis air tersebar di sembilan kecamatan, di antaranya Bontoa Lau, Maros Baru, dan Tanralili," kata Plt. Bupati Maros Suhartina di Maros, Minggu (13/10).

Menyikapi kondisi tersebut, lanjut dia, sedikitnya terdapat sembilan armada untuk mendistribusikan air bersih setiap hari kepada warga yang krisis air bersih.

Selain armada tersebut dari BPBD, juga memobilisasi tiga armada damkar dan satu armada dari Pemprov Sulsel.

Dengan adanya bantuan air bersih itu, dia berharap dapat memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK), diharapkan dapat tertutupi dari sumur-sumur yang masih ada persediaan air.

Selain persoalan air bersih di Kabupaten Maros, juga persoalan kebakaran sangat rawan pada musim kemarau.

Oleh karena itu, pihak BPBD Maros menyiapkan biaya tak terduga BTT senilai Rp100 juta. Dukungan anggaran tahun lalu senilai Rp30 juta sudah terpakai.

Sementara itu, salah seorang warga Balosi, Kecamatan Bontoabernama Mulyati mengatakan bahwa sudah 3 bulan terakhir mengalami kesulitan air.

Mulyatibersama warga lainnya terpaksa menyiapkan anggaran tambahan untuk membeli air jika air yang disuplai pemerintah tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Oleh karena itu, dia berharap musim hujan segera tiba agar persoalan air bersih untuk konsumsi dapat segera teratasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.