Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menhub Ingatkan Sinergi 'Pentahelix' Penting untuk Memajukan Transportasi

📅 Sabtu, 12 Okt 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menhub Ingatkan Sinergi 'Pentahelix' Penting untuk Memajukan Transportasi Doc: ANTARA/HO-BKIP Kemenhub
Ket. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memberi sambutan dalam seminar bertajuk "Sistem Transportasi Darat Indonesia Terintegrasi, Cerdas, dan Berkelanjutan" yang diselenggarakan oleh Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (UI), di Kampus UI Depok.

Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa sinergi "Pentahelix" yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media penting untuk mendorong kemajuan transportasi nasional secara berkelanjutan dan terintegrasi.

"Kerja sama pentahelix unsur akademisi, pengusaha, komunitas, pemerintah, dan media harus terus didorong untuk menciptakan sektor transportasi yang lebih andal, khususnya di sektor transportasi darat," kata Menhub dalam keterangan, di Jakarta, Jumat.

Menhub menyampaikan hal itu dalam seminar bertajuk "Sistem Transportasi Darat Indonesia Terintegrasi, Cerdas, dan Berkelanjutan" yang diselenggarakan oleh Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (UI), di Kampus UI Depok.

Menhub mengapresiasi adanya evaluasi dan masukan dari para akademisi. Dengan evaluasi dan masukan ini, dia berharap akan mendorong kemajuan sektor transportasi.

"Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para akademisi yang bersedia memberikan masukan dan pembelajaran bagi kami. Insya Allah ini akan menghasilkan sesuatu yang baik dan mendorong kita membuat inisiatif strategis di sektor transportasi melalui kebijakan, insentif, dan infrastruktur," ujar Menhub.

Kemenhub menyebutkan, selama periode 2015-2024, sebanyak 157 infrastruktur transportasi darat telah dibangun, di antaranya pembangunan enam terminal tipe A, 44 pelabuhan penyeberangan modern, dan 12 pelabuhan baru.

Kemudian rehabilitasi/revitalisasi 53 terminal tipe A, rehabilitasi 54 pelabuhan penyeberangan, serta pengembangan sistem angkutan massal di 6 kota metropolitan.

Menhub menyebut, tantangan transportasi nasional, khususnya transportasi darat ke depan akan semakin kompleks. Di wilayah perkotaan, keterbatasan transportasi massal telah menghambat pertumbuhan ekonomi.

"Di Jakarta, misalnya, kerugian ekonomi akibat kemacetan mencapai Rp65 triliun per tahun. Untuk itu, Kemenhub terus mendorong pembangunan transportasi massal untuk mengurangi tingkat kemacetan di kota-kota besar," kata Menhub.

Kemenhub juga konsisten menjalankan arahan Presiden dalam pembangunan infrastruktur transportasi untuk menghubungkan kawasan tertinggal, terluar, terpencil, dan perbatasan (3TP), destinasi pariwisata super prioritas (DPSP), kawasan industri (KI), dan kawasan ekonomi khusus (KEK).

Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro mengatakan, transportasi darat bukan hanya sekadar menghubungkan wilayah, namun sebagai pondasi dalam pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, akademisi memegang peranan penting dalam kajian-kajian strategis untuk mendukung sektor transportasi.

Menurut Ari, UI sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi terbaik di negeri ini, berkewajiban berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

"Dalam bidang ini kami berusaha memberikan rekomendasi yang konstruktif bagi Kemenhub, memastikan bahwa pembangunan transportasi berlandaskan pada kesejahteraan masyarakat, kelestarian lingkungan dan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global," ujar Ari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.