Kesuksesan Entrepreneur Muda Vietnam Ciptakan Revolusi Seruput Kopi
📅 Sabtu, 12 Okt 2024, 02:55 WIB | Oleh: Tim Penulis"Saat membuat kopi, rasanya seperti menjadi seorang seniman," kata Hue yang pertama kali mencicipi kopi saat masih kecil, berkat tetangganya yang memanggang kopinya sendiri.
Namun, kopi juga sedang sangat tren dan ada uang yang bisa dihasilkan jika sebuah kafe menarik minat Generasi Z yang gemar berswafoto. "Tidak ada orang yang berpakaian jelek saat pergi ke kafe," ucap Hue yang mengenakan kacamata berbingkai biru cerah dan dasi yang serasi.
Mahasiswa berusia 21 tahun bernama Dang Le Nhu Quynh merupakan contoh pelanggan generasi baru yang suka nongkrong di kedai kopi dan ia mengatakan gaya sebuah kafe adalah yang terpenting baginya, bukan minumannya. "Saya sebenarnya tak begitu gemar kopi," aku dia.
Menurut konsultan merek Mibrand, industri kedai kopi Vietnam bernilai 400 juta dollar AS dan tumbuh hingga 8 persen per tahunnya. Bisnis membuka kedai kopi di Vietnam pun, baik yang terdaftar resmi maupun tidak, saat ini mulai menjamur.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gairah bisnis ini bisa terjadi karena kedai kopi merek global seperti Starbucks akan menutup satu-satunya kedainya di Kota Ho Chi Minh yang menjual kopi racikan spesial. Berbeda dengan sebagian besar usaha lokal, raksasa kopi ini hanya menggunakan biji kopi arabika berkualitas tinggi yang memiliki cita rasa yang sangat berbeda dari kopi robusta Vietnam.
Bagi Tu, peluang pasar itu merupakan kesempatan yang tak boleh terlewatkan dan ia berencana untuk membuka lebih banyak kedai dengan tujuan menciptakan tenaga kerja yang mencintai kopi seperti dirinya. "Saya ingin membangun pola pikir bahwa ini adalah karier yang serius," ucap dia. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!