Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas Pastikan Harga Beras SPHP dan Minyakita di Nabire sesuai HET

📅 Minggu, 08 Feb 2026, 13:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bapanas Pastikan Harga Beras SPHP dan Minyakita di Nabire sesuai HET Doc: ANTARA
Ket. Komoditas minyak goreng Minyakita yang dijual pedagang di Pasar Kalibobo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan harga beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, masih sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, mengatakan pemerintah memperkuat langkah penstabilan harga pangan pokok strategis menjelang dan selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H.

"Upaya tersebut dilakukan melalui pengawasan intensif oleh Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Tahun 2026 yang digencarkan di seluruh wilayah Indonesia," kata Sarwo dalam keterangan di Jakarta, Minggu (08/2).

Bapanas bersama Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan (Satgas Saber Pangan) Provinsi Papua Tengah melakukan pemantauan harga pangan di Pasar Kalibobo, Kabupaten Nabire.

Pemantauan itu dilakukan untuk memastikan keterjangkauan harga pangan pokok bagi masyarakat sekaligus menegaskan peran intervensi pemerintah melalui beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita dalam menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri.

Hasil pemantauan di tingkat pengecer pada pasar tersebut menunjukkan harga beras SPHP tercatat sebesar Rp13.500 per kilogram atau sesuai dengan HET. Sementara itu, harga Minyakita berada pada kisaran Rp15.700 per liter dan juga masih sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah.

Selain itu, harga beras medium di Pasar Kalibobo tercatat Rp15.500 per kilogram atau masih sesuai dengan HET.

Keberadaan beras SPHP dan Minyakita dengan harga sesuai HET menjadi instrumen penting pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat.

Dari sisi pengawasan, Dirreskrimsus Polda Papua Tengah Kombes Pol A. Wakhid Prio Utomo menegaskan komitmennya untuk terus mengawal stabilitas harga dan ketersediaan pangan di wilayah Papua Tengah, guna mencegah potensi lonjakan harga dan praktik yang merugikan masyarakat.

“Kami berharap tidak terjadi kenaikan harga bahan pangan yang signifikan di wilayah Papua Tengah. Oleh karena itu, kami akan secara terus-menerus melakukan pemantauan terhadap harga dan stok pangan yang ada,” ujar Wakhid.

Dari sisi ketersediaan, Bulog Kantor Cabang Nabire saat ini memiliki stok beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sebesar 685 ton, beras SPHP sebesar 42 ton, serta Minyakita sebanyak 7.260 liter.

Stok tersebut dinilai cukup untuk mendukung upaya stabilisasi harga pangan di wilayah Nabire dan sekitarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

44 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.