Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

P Diddy Combs akan Disidang Mei 2025 untuk Kasus Perdagangan Seks

📅 Jumat, 11 Okt 2024, 08:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
P Diddy Combs akan Disidang Mei 2025 untuk Kasus Perdagangan Seks Doc: HOLLYWOOD REPORTER/FRAZER HARRISON/GETTY
Ket. Sean "Diddy" Combs

NEW YORK - Tokoh musik Sean "Diddy" Combs akan diadili atas tuduhan pemerasan dan perdagangan seks pada tanggal 5 Mei 2025, kata seorang hakim dalam sidang pengadilan hari Kamis (10/10).

Rapper yang dikenal dengan nama "Diddy" akan tetap dipenjara, kata hakim federal Arun Subramanian, setelah bulan lalu ia didakwa atas tiga tuduhan pidana terkait pelecehan seksual terhadap wanita dan memaksa mereka melakukan pesta seks menggunakan narkoba dengan ancaman dan kekerasan.

Combs telah dua kali ditolak pengajuan pembebasan dengan jaminan, karena jaksa khawatir tentang manipulasi saksi. Ia mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan.

Saat memasuki ruang sidang, Combs, mengenakan kemeja dan celana kusut berwarna terang, menyapa ibu dan anak-anaknya yang menghadiri persidangan.

Jaksa Emily Johnson mengatakan masih banyak bukti yang perlu diselidiki. Ia mencatat 96 perangkat elektronik telah disita pada bulan Maret dan kemungkinan ada lebih banyak dakwaan.

Tuduhan terhadap pemenang Grammy tersebut telah berkembang sejak tahun lalu, ketika penyanyi Cassie, yang nama aslinya adalah Casandra Ventura, menuduh Combs menjadikannya sasaran pemaksaan selama lebih dari satu dekade dengan kekerasan fisik dan obat-obatan serta pemerkosaan pada tahun 2018.

Serangkaian tuntutan hukum perdata yang sama mengerikannya sejak itu menggambarkan Combs sebagai pria kejam yang menggunakan status selebritasnya untuk memangsa wanita.

Dalam pengumuman, pengacara mengatakan lebih dari 100 orang yang mengatakan Combs menyerang atau mengeksploitasi mereka -- beberapa dari mereka anak-anak -- merencanakan tindakan hukum lebih lanjut.

Meledaknya tuduhan terhadapnya menyoroti budaya di industri musik yang menurut banyak orang memungkinkan terjadinya pola pelanggaran seksual yang lebih luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.