Mengapa Otak Manusia Berhenti Berkembang?
📅 Jumat, 11 Okt 2024, 06:10 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: afp/ Manjunath Kiran
Sereal dan biji-bijian mungkin menjadi dasar pola makan manusia saat ini, tetapi keduanya mungkin bukan makanan terbaik untuk mendukung fungsi otak yang optimal.
Ketika manusia tinggal di hutan, otaknya berkembang dengan sangat pesat. Namun sekitar 200.000 hingga 150.000 tahun yang lalu, proses ini berakhir. Perkembangannya berhenti dan bahkan mulai mengalami penyusutan.
"Titik kunci dalam perjalanan evolusi kita ini telah dicatat tetapi jarang dibahas, dan maknanya diabaikan sepenuhnya," tulis sebuah makalah berjudul Return to the Brain of Eden: Restoring the Connection between Neurochemistry and Consciousness yang ditulis oleh Tony Wright dan Graham Gynn.
Peningkatan kapasitas tengkorak terjadi pada 600.000 hingga 150.000 tahun yang lalu. Sedangkan periode penyusutan otak yang terjadi sekitar 200.000 hingga 150.000 tahun yang lalu bertepatan dengan perubahan pola makan yang besar karena pada periode inilah sereal dan biji-bijian mulai mengemuka.
Sereal dan biji-bijian ini mungkin menjadi dasar pola makan manusia saat ini dan bertanggung jawab atas ledakan besar jumlah manusia. Tetapi keduanya mungkin bukan makanan terbaik untuk mendukung fungsi otak yang optimal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Memang, penelitian terhadap kerangka dari masyarakat pertanian awal menunjukkan bahwa kesehatan yang buruk menyertai transisi awal untuk mengkonsumsi lebih banyak biji-bijian dan sereal. Kerangka yang digali dari Pantai Timur Amerika Serikat yang berasal dari sekitar tahun 1.000 Masehi menjadi bukti. Waktu itu penduduk asli Amerika yang beralih ke pertanian berbasis jagung memiliki kerangka otak lebih kecil daripada penduduk sebelumnya.
Studi kerangka dari masyarakat lain yang mengalami transisi ini menunjukkan tanda-tanda kekurangan seperti anemia. Clark Larsen, antropolog fisik yang mempelajari kerangka Pantai Timur menyatakan, "Di mana pun transisi ke sereal ini terjadi, kesehatan menurun," tulis dia.
Diperkirakan bahwa manusia dari masyarakat agraris tersebut beruntung dapat hidup lebih dari tiga puluh tahun. Sebaliknya, kera hutan, seperti simpanse, dapat hidup selama sekitar enam puluh tahun. Dapat diasumsikan bahwa manusia di hutan dapat hidup lebih lama atau bahkan amat lama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih jauh, jika manusia di hutan berumur panjang atau bahkan lebih panjang daripada simpanse, itu akan memberikan argumen yang kuat untuk gagasan bahwa ini adalah tempat yang paling alami dan paling cocok, terutama dalam hal pola makan bagi manusia untuk hidup.
Pola Makan Leluhur
Jika evolusi sistem manusia yang unik entah bagaimana dikaitkan dengan pola makan leluhur mereka. Hal ini digunakan sistem manusia masih akan beradaptasi paling baik dengan sesuatu yang mendekatinya.
Meskipun ada perdebatan terus-menerus tentang subjek ini, sedikit yang tidak setuju dengan pandangan bahwa ada masalah yang semakin meningkat dengan makanan yang dimakan di dunia modern yang canggih.
Menurut Wright dan kawan-kawan ini adalah contoh kecil kekhawatiran yang muncul dari penelitian. Saat ini, masyarakat diberi tahu bahwa berisiko terkena penyakit karena mengkonsumsi jenis makanan yang salah.
Masalah berat badan yang disebabkan oleh kecanduan makanan cepat saji misalnya. Saat ini satu dari sepuluh anak di bawah usia empat tahun kini tergolong obesitas, dan masalah kesehatan akibat kelebihan berat badan merugikan Inggris sekitar dua miliar pound per tahun. Diperkirakan bahwa jika manusia terus mengkonsumsi makanan cepat saji, dalam waktu empat puluh tahun setengah dari populasi akan mengalami obesitas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!