Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Garut Minta Toko Swalayan Bantu Pasarkan Produk Lokal

📅 Kamis, 10 Okt 2024, 17:30 WIB | Oleh:
Pemkab Garut Minta Toko Swalayan Bantu Pasarkan Produk Lokal Doc: ANTARA/Feri Purnama
Ket. Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Garut Budi Gan Gan (kiri) dan Vice President Buying and Indirect Procurement Super Indo, Donny Ardianta Passa (kedua kiri) meninjau produk yang dijual saat peresmian di Jalan Pramuka, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (10/10).

GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, meminta toko swalayan maupun pasar modern lainnya untuk membantu memasarkan produk lokal yang diproduksi di Garut agar penjualannya meningkat dan memberikan keuntungan.

"Harus menjadi wadah produk lokal untuk mendapatkan tempat di pasar luas, mari kita dukung menjadi belanja yang efisien," kata Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Garut Budi Gan Gan saat peresmian Gerai Super Indo Pramuka di Jalan Pramuka Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis.

Ia menuturkan kehadiran swalayan baru di Kabupaten Garut dapat menjadi pasar baru bagi pelaku usaha kecil di Kabupaten Garut sehingga produknya bisa ikut dipasarkan.

Swalayan di Garut, kata dia, bisa membangun kemitraan dengan pelaku usaha kecil menengah berbagai produk pangan maupun bukan pangan agar produknya bisa terjual di pasar modern untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Wajib mengikutsertakan pelaku usaha mikro, menjadi rantai pasok supaya usaha mikro menjadi hidup," katanya.

Ia menambahkan kehadiran swalayan di Garut tidak hanya membantu pelaku usaha kecil menengah di Garut, tapi juga harus mengutamakan penjualan produk-produk dalam negeri.

"Wajib menyediakan produk dalam negeri," katanya.

Ia berharap kehadiran investor yang membangun tempat perbelanjaan baru yakni Super Indo di pusat kota Garut itu menjadi kebanggaan, karena sudah percaya untuk menjalani usaha di Kabupaten Garut.

"Pemda Garut berkomitmen, kita membuka pintu selebar-lebarnya kepada investor untuk berinvestasi di Kabupaten Garut," katanya.

Ia juga berharap kehadiran investor itu tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Garut, tapi juga menciptakan lapangan pekerjaan yang baru, sehingga bisa mengurangi angka pengangguran di Garut.

Selama ini, lanjut dia, persoalan penyerapan tenaga kerja masih menjadi perhatian khusus pemerintah daerah, untuk itu keberadaan swalayan baru itu bisa menyerap banyak tenaga kerja untuk ditempatkan di berbagai bidang.

"Dengan kehadiran investasi ini diharapkan bisa menyerap tenaga kerja dan bisa ditempatkan di lokasi-lokasi kerja yang baru seperti ini," katanya.

Vice President Buying and Indirect Procurement Super Indo, Donny Ardianta Passa menambahkan, pihaknya siap mendukung visi Kabupaten Garut unggul, maju dan berkelanjutan untuk menjadikan Garut makmur, salah satunya membantu menyerap tenaga kerja dan memasarkan produk unggulan Garut.

"Kehadiran kami diharapkan dapat turut berkontribusi dalam menyerap tenaga kerja lokal dan juga produk-produk unggulan setempat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.