Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polri Bentuk 5 Polda Selama 10 Tahun Terakhir

📅 Selasa, 08 Okt 2024, 14:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polri Bentuk 5 Polda Selama 10 Tahun Terakhir Doc: antara foto
Ket. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

JAKARTA - Polri menyatakan telah membentuk lima kepolisian daerah (polda) selama 10 tahun terakhir di bawah kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dilansir dari keterangannya di Jakarta, Selasa (8/10), menyebutkan lima polda yang terbentuk mulai 2014 hingga 2024 itu, yakni Polda Papua Barat (2014), Polda Sulawesi Barat (2016), Polda Kalimantan Utara (2018), Polda Papua Tengah (2024), dan Polda Papua Barat Daya (2024).

Selama 10 tahun pemerintahan Jokowi pula, Polri telah membentuk 615 polres, polsek, dan polsubsektor yang terdiri atas 59 polres, 183 polsek, dan 373 polsubsektor.

Brigjen Pol. Trunuyodo menyebutkan totalnya sejak 2014 hingga 2024 ada 620 satuan kewilayahan untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas) serta memberikan pelayanan serta pelindungan secara optimal kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Dikatakan pula bahwa pembentukan polda baru pada tahun 2024 akan dilaksanakan serempak di empat daerah otonomi baru (DOB), yaitu Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya. Akan tetapi, baru dua provinsi yang mendapatkan surat keputusan pembentukan polda, yaitu Papua Barat Daya dan Papua Tengah.

"Untuk dua polda tersebut, saat ini masih berproses untuk menyiapkan sarana dan prasarana seperti markas dan anggotanya," ucapnya.

Selain itu, dia juga mengungkapkan bahwa terobosan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melalui SSDM Polri adalah menyiapkan penerimaan 10.000 anggota Polri yang ditugaskan di sejumlah provinsi di Papua. Adapun perekrutan telah dimulai pada tahun ini hingga 2028.

"Mereka dididik selama 5 bulan di berbagai sekolah polisi negara (SPN). Seusai dengan pendidikan, akan ditugaskan sementara di wilayah itu untuk pematangan sebelum dikembalikan untuk berdinas ke Papua," kata dia.

Ia menegaskan bahwa penambahan satuan kewilayahan serta rekrutmen anggota Polri dengan tujuan untuk mewujudkan pemeliharaan kamtibmas. Oleh karena itu, Korps Bhayangkara terus meningkatkan profesionalisme guna mewujudkan transformasi Polri yang presisi menuju Indonesia Emas 2045.

"Polisi yang profesional dalam harapan masyarakat adalah polisi yang memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dengan baik dan makin dicintai," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Olahraga
Cincinnati Open 2026: Swiat...
Luar Negeri
Jepang Tuntaskan Tahap Akhi...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.