Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Adu Gagasan, Tiga Cagub Jakarta Beri Solusi Penguatan SDM dari RW hingga Kelurahan

📅 Senin, 07 Okt 2024, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Adu Gagasan, Tiga Cagub Jakarta Beri Solusi Penguatan SDM dari RW hingga Kelurahan Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Ket. Tiga pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta (dari kiri) Ridwan Kamil-Suswono, Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto, dan Pramono Anung-Rano Karno mengikuti debat pertama pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (6/10/2024). Debat perdana tersebut mengangkat tema penguatan SDM dan transformasi Jakarta menjadi Kota Global.

Jakarta - Ketiga Calon Gubernur Pilkada DKI Jakarta 2024 memberikan sejumlah solusi untuk penguatan sumber daya manusia (SDM) agar inovatif, mandiri dan berkarakter melalui program yang dilaksanakan dari tingkat Rukun Warga (RW) hingga kelurahan.

Dalam debat pertama Pilkada DKI Jakarta 2024 di JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Minggu, calon gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil mengatakan bahwa tidak mungkin seluruh urusan yang ada di Jakarta dapat diselesaikan hanya dari tingkat gubernur di balai kota.

"Kelurahan itu adalah ujung ASN, di bawah kelurahan ada RW. Karena itu, kita akan mendemokratisasi warga-warga Jakarta yang pintar untuk mendesain sendiri versi global mereka," kata Ridwan.

Pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) pun akan mengalokasikan anggaran Rp200 juta per tahun untuk setiap RW di Jakarta yang jumlahnya mencapai 2.700 RW.

Artinya, total anggaran mencapai Rp1 miliar per tahun untuk tiap RW. Begitu juga dengan insentif untuk dasawisma, PKK, hingga Posyandu yang akan dinaikkan.

Tugas lurah sebagai pembimbing bagi tiap RW untuk menjalankan programnya masing-masing dalam mewujudkan Jakarta Kota Global.

Sementara itu, calon gubernur nomor urut 2 Dharma Pongrekun mengatakan penguatan SDM dimulai dari membenahi adab terlebih dahulu. Dengan adab, seseorang akan memiliki kemauan bekerja yang tinggi, serta bertanggung jawab bagi keluarganya masing-masing.

Dharma menyoroti gubernur sebagai pemimpin Jakarta seharusnya mendahulukan warganya yang memiliki KTP asal Jakarta untuk bisa mendapatkan pekerjaan.

"Ternyata banyak yang masuk ke Jakarta dan membuat warga Jakarta tidak punya kesempatan diterima di pekerjaan, akibat belum atau kurang dipercayanya untuk pekerjaan tersebut," kata Dharma.

Calon gubernur nomor urut 3 Pramono Anung mengatakan bahwa untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global, aktivitas bisnis dan perekonomian menjadi penting.

Karena itu, ia akan mewajibkan pemerintah provinsi mengadakan bursa kerja setiap tiga bulan sekali di kantor kecamatan, bahkan kelurahan.

Pramono juga berjanji akan membangun balai rakyat sebagai wadah untuk meningkatkan kapasitas SDM, membangun interaksi hingga gotong-royong.

Ia pun optimistis bahwa jika terpilih sebagai gubernur, Jakarta mampu masuk dalam 50 kota global mengungguli Bangkok, Thailand.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.