Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aplikasi Pelaporan Netralitas ASN Siap Digunakan

📅 Sabtu, 05 Okt 2024, 03:13 WIB | Oleh:
Aplikasi Pelaporan Netralitas ASN Siap Digunakan Doc: antara

JAKARTA - Plt. Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum, dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Vino Dita Tama memastikan, aplikasi pelaporan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) siap digunakan. Hal ini untuk mengantisipasi adanya pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024.

"BKN memastikan aplikasi pelaporan bagi ASB yang melakukan pelanggaran netralitas siap digunakan," ujar Vino, dalam keterangannya kepada awak media, di Jakarta, Kamis (3/10) kemarin.

Dia menjelaskan, aplikasi berbagi pakai tersebut bernama SBT (Sistem Berbagi Terintegrasi) dan dapat diakses pada laman sbt.bkn.go.id. Instansi Pemerintah yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Netralitas dapat menyampaikan laporannya melalui SBT tersebut.

"Langkah-langkah pelaporannya pun cukup sederhana, mudah, dan cepat," jelasnya. Vino mengungkapkan, terdapat alur penanganan laporan pelanggaran netralitas ASN yang masuk melalui SBT. Ada beberapa tahapan hingga hasil pemeriksaannya menghasilkan sebuah rekomendasi bagi Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Instansi.

Dia menjelaskan, pertama laporan pelanggaran netralitas ASN yang masuk akan diverifikasi bersama oleh Satgas Netralitas yang terdiri dari BKN, Kementerian PANRB, Kementerian Dalam Negeri, dan Bawaslu. Satgas memiliki waktu maksimal 7 hari untuk menindaklanjuti laporan tersebut pada SBT.

Kedua, lanjut dia, Bawaslu kemudian melakukan proses kajian, verifikasi dan validasi. Proses ini memakan waktu maksimal tiga hari kerja.

"Ketiga, BKN menyampaikan laporan hasil pemeriksaan Bawaslu kepada PPK Instansi dan Auditor Manajemen ASN BKN melakukan pemantauan tindaklanjutnya oleh PPK Instansi," terusnya.

Dia meneruskan, apabila PPK Instansi telah melakukan tindaklanjut, ASN tersebut akan dimasukkan ke dalam I'DIS (Integrated Discipline) BKN. Namun jika belum ditindaklanjuti, BKN akan melakukan tindakan pengendalian.ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.