Rupiah Masih Tertekan
📅 Jumat, 04 Okt 2024, 10:55 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya jelang akhir pekan ini. Sentimen eksternal diperkirakan masih dominan menekan pergerakan rupiah.
Analis mata uang dan komoditas Lukman Leong melihat rupiah masih dalam tekanan lantaran dollar AS terus menguat akibat dukungan permintaan safe haven di tengah memanasnya tensi geopolitik. Selain itu, investor mengantisipasi data ekonomi di sektor jasa di Amerika Serikat (AS).
Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (4/10), bergera di kisaran 15.375-15.525 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di perdagangan, Kamis (3/10) sore, melemah 161 poin atau 1,05 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.429 rupiah per dollar AS. Pelemahan dipengaruhi meningkatnya sentimen aksi jual aset berisiko atau risk-off di pasar lantaran dipengaruhi oleh peningkatan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
"Rupiah cenderung melemah terhadap dollar AS sepanjang hari, sejalan dengan kenaikan Indeks Dollar AS akibat meningkatnya sentimen risk-off yang mendorong permintaan terhadap aset-aset safe haven," kata Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede di Jakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penguatan sentimen risk-off yang memperkuat dollar AS terutama didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah serangan rudal balistik Iran terhadap Israel. "Permintaan untuk dollar AS tetap kuat karena ketegangan yang meningkat di Timur Tengah, setelah serangan rudal balistik Iran terhadap Israel, yang mendorong otoritas Israel berjanji akan melakukan pembalasan," ujar Josua.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!