Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkes Luncurkan Rencana Nasional Penanganan Kanker

📅 Jumat, 04 Okt 2024, 09:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkes Luncurkan Rencana Nasional Penanganan Kanker Doc: ANTARA/Fikri Yusuf
Ket. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan sambutan saat kegiatan Indonesia International Cancer Conference (IICC) 2024 sebagai upaya pengendalian kanker di seluruh dunia di Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (3/10/2024).

JAKARTA - Indonesia secara resmi meluncurkan "Rencana Pencegahan dan Pengendalian Kanker Nasional 2024-2034" pada acara Konferensi Kanker Internasional Indonesia (IICC) 2024 di Bali, Kamis (3/10).

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (3/10), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan rencana itu menjadi tonggak sejarah baru dalam perjuangan melawan penyakit mematikan di Indonesia. Dia menyebutkan, terdapat enam strategi utama yang dirancang untuk memperkuat upaya pencegahan, deteksi dini, pengobatan, dan pengelolaan kanker.

"Salah satu fokus utama rencana ini adalah pencegahan dan deteksi dini. Pemerintah akan gencar melakukan kampanye edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat dan deteksi dini," ujar Budi.

Untuk mempercepat temuan kasus dan memastikan pengobatan kanker yang lebih efektif, katanya, pemerintah menargetkan skrining dan deteksi dini mencapai 70 persen melalui skrining kanker serviks dengan metode IVA untuk wanita usia 30-50 tahun dengan metode HPV DNA.

Selain itu, pemerintah akan melakukan skrining kanker paru-paru dan kanker kolorektal dengan target spesifik pada berbagai kelompok usia. Pemerintah, tuturnya, juga akan meningkatkan pemeriksaan dini kanker payudara melalui pemeriksaan klinis (Sadanis) dan USG.

"Kanker itu kan penyakit yang sangat ditakuti oleh masyarakat. Sebenarnya dengan teknologi yang sekarang ada, asal deteksinya dini, itu bisa diobati 90 persen, bisa dirawat, dan bisa sembuh juga," kata dia menuturkan.

Namun demikian, katanya, masyarakat perlu rutin melakukan skrining dan tidak takut memeriksakan diri.

"Pencegahannya juga sudah ada, misalnya kanker serviks dapat dicegah dengan imunisasi HPV," cakapnya lebih lanjut.

Untuk mendukung penanganan kanker, pemerintah berkomitmen menambah fasilitas dan alat kesehatan di rumah sakit di seluruh Indonesia. Hingga 2027, akan tersedia tambahan alat diagnostik seperti 276 mammografi, 236 CT scan, 34 SPECT-CT, dan 8 PET-CT.

Terlebih, katanya, pemerintah akan meningkatkan kapabilitas rumah sakit di 514 kabupaten dan kota dan 38 provinsi untuk menyediakan layanan kanker lengkap, termasuk layanan paliatif.

Dia berharap, dengan adanya rencana komprehensif ini, Indonesia dapat menjadi contoh dalam pengendalian kanker di tingkat regional maupun global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.