Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKF Sebut Instrumen Keuangan Sosial Islam Terkumpul Rp34 Triliun pada 2023

📅 Jumat, 04 Okt 2024, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
BKF Sebut Instrumen Keuangan Sosial Islam Terkumpul Rp34 Triliun pada 2023 Doc: ANTARA/Uyu Septiyati Liman.
Ket. Kepala BKF Kemenkeu Febrio Kacaribu menyampaikan sambutannya dalam hari kedua pelaksanaan 8th Annual Islamic Finance Conference (AIFC) di Jakarta, Jumat (4/10/2024).

JAKARTA - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menyatakan bahwa jumlah instrumen keuangan sosial Islam, seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf, yang terkumpul sepanjang tahun lalu mencapai lebih dari Rp34 triliun.

"Melihat perkembangan zakat, wakaf, dan instrumen keuangan sosial keagamaan lainnya yang telah terkumpul lebih dari Rp34 triliun selama 2023, jelas ada potensi pertumbuhan dan dampak yang sangat besar di masa mendatang," kata Febrio Kacaribu dalam 8th Annual Islamic Finance Conference (AIFC) di Jakarta, Jumat (4/10).

Dia mengatakan, sejak beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia mulai mengembangkan berbagai kebijakan, sistem, serta inisiatif untuk mendukung pengumpulan dan penyaluran berbagai instrumen keuangan sosial syariah tersebut.

Salah satunya adalah melalui penerbitan Cash Waqf Linked Sukuk yang merupakan investasi wakaf uang pada sukuk negara yang imbalannya disalurkan oleh nazhir (badan pengelola dana dan kegiatan wakaf) untuk membiayai program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dia menuturkan inisiatif penerbitan sukuk tersebut berhasil memenangkan penghargaan dalam pertemuan tahunan Bank Pembangunan Islam (Islamic Development Bank/IsDB) tahun lalu.

"Prinsip keuangan publik Islam dapat membantu mengatasi tantangan ekonomi struktural, mempromosikan inklusi keuangan, dan mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu, sekaligus mengeksplorasi berbagai inovasi keuangan, seperti melalui mekanisme Cash Waqf Linked Sukuk," ujar Febrio.

Dia mengatakan, kini pemerintah berupaya untuk mengeksplorasi dan memanfaatkan potensi inovasi berdasarkan lebih banyak prinsip-prinsip dalam pengelolaan keuangan publik Islam untuk pembangunan ekonomi nasional.

Menurutnya, hal tersebut diperlukan mengingat kini kondisi ekonomi global berada pada titik kritis akibat meningkatnya ketegangan geopolitik, risiko keuangan, serta fragmentasi ekonomi.

"Mempertimbangkan situasi tersebut, keuangan publik Islam tidak hanya menawarkan model alternatif dalam mengarahkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pendekatan holistik dan etis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan," imbuhnya.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mencatat bahwa realisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah pada 2023 melebihi target, yakni sebesar Rp31 triliun.

"Dari apa yang kami kumpulkan melalui pengelolaan zakat di Baznas mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Tiap tahun meningkat rata-rata 30 persen," kata Ketua Baznas RI Noor Achmad dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (20/7).

Sementara pada tahun ini, Baznas menargetkan perolehan zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp41 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.