Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab alokasikan Rp2,8 miliar untuk perbaikan pasar tradisional

📅 Senin, 30 Sep 2024, 16:17 WIB | Oleh:
Pemkab alokasikan Rp2,8 miliar untuk perbaikan pasar tradisional Doc: ANTARA/HO-Polres Pamekasan
Ket. Dokumen petugas Polres dan TNI Kodim 0826 Pamekasan saat memantau penjualan sapi menjelang hari-hari besar keagamaan di Pamekasan.

Pamekasan - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur tahun ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,8 miliar untuk perbaikan pasar tradisional.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Pamekasan Akhmad Basri Yulianto di Pamekasan, Jawa Timur, Senin mengatakan, pasar tradisional yang akan diperbaiki tahun ini adalah Pasar Hewan Keppo.

"Selain karena kondisinya memang sudah rapuh, perbaikan pasar ini juga untuk kenyamanan dan peningkatan fasilitas pedagangdan pengunjung," katanya.

Pasar Tradisional Keppo ini terletak di Dusun Keppo, Desa Polagan, Kecamatan Galis, sekitar 10 kilometer ke arah timur Kota Pamekasan.

Pasar hewan terbesar di Kabupaten Pamekasan ini berada di jalur penghubung antara empat kabupaten di Pulau Madura, yakni Kabupaten Pamekasan, Sampang, Bangkalan, dan Kabupaten Sumenep.

Basri menjelaskan, perbaikan Pasar Hewan Keppo ini merupakan yang kedua, setelah Pasar Palawija Kolpajung yang terletak di Kelurahan Kolpajung, Pamekasan.

Mantan Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Pamekasan ini lebih lanjut menjelaskan, perbaikan Pasar Keppo itu secara keseluruhan dan meliputi semua jenis bangunan yang ada di pasar itu.

"Di antaranya, kios dan los pasar, serta beberapa fasilitas lain yang dibutuhkan, seperti toilet dan fasilitas parkir kendaraan bermotor," katanya.

Jumlah kios yang ada di pasar itu sebanyak 25 unit dan beberapa los, termasuk tembok pembatas di dalam dan luar area pasar.

"Tapi karena anggaran yang tersedia terbatas, maka untuk renovasi awal yang telah kami mulai saat ini, maka yang menjadi prioritas adalah perbaikan kios," katanya.

Basri lebih lanjut menjelaskan, anggaran sebesar Rp2,8 miliar untuk perbaikan Pasar Tradisional Keppo itu dari Kementerian Perdagangan RI dan pekerjaan proyek tersebut ditarget selesai pada pertengahan Desember 2024.

"Sejak pekan lalu pekerjaan pasar ini sudah mulai dilakukan, dan saat ini sebagian pedang yang berjualan di pasar tersebut sudah mulai pindah," katanya.

Basri berharap, perbaikan pasar tradisional itu bisa meningkatkan daya tarik masyarakat dan menambahkan pendapatan bagi Pemkab Pamekasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.