Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos: Pemulung Harus Gapai Pendidikan Tinggi untuk Ubah Nasib

📅 Senin, 30 Sep 2024, 15:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mensos: Pemulung Harus Gapai Pendidikan Tinggi untuk Ubah Nasib Doc: Antara
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat memperkenalkan salah satu pemulung berprestasi di agenda penyerahan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) kepada pemulung di Kecamatan Sumur Batu, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (30/9/2024).

BEKASI - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menekankan pentingnya pendidikan hingga sekolah tinggi bagi para pemulung di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, untuk menggapai taraf kehidupan sejahtera.

"Kalau bisa, anak-anaknya sekolah sampai lulus kuliah. Insya Allah presiden berikutnya dari kalangan warga di sini," kata Mensos Saifullah Yusuf di sela penyerahan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) kepada pemulung di lokasi setempat, Senin (30/9) pagi.

Dalam acara yang berlangsung di halaman parkir Kantor Kelurahan Sumur Batu, Bantargebang itu, Mensos yang sering disapa Gus Ipul itu memperkenalkan salah satu pemulung setempat atas nama Hardian yang telah berkiprah sebagai guru bagi para anak-anak pemulung di Bantargebang.

Hardian adalah warga pindahan dari Lampung yang telah berdomisili sebagai warga Bantargebang sejak berusia 3,5 tahun serta berprofesi sebagai pengusaha daur ulang sampah.

"Saya termasuk concern di bidang pendidikan. Saya guru, juga ada anak pemulung yang saya ajar," kata dia.

Hardian berharap bisa memotivasi anak-anak pemulung untuk bisa bersekolah hingga ke perguruan tinggi melalui bantuan program beasiswa.

"Setiap ke sekolah, saya kasih motivasi kepada orang tua, ayo kuliahkan anaknya, banyak beasiswa yang bisa didapat. Kadang pemulung tertinggal, tidak mementingkan sekolah," ujar dia.

Dalam kesempatan itu Hardian mengajukan permintaan secara khusus kepada Mensos berupa beasiswa khusus bagi keluarga pemulung.

"Saya boleh minta untuk kuliah ada beasiswa khusus untuk pemulung pak," katanya disambut tepuk tangan para penerima bantuan.

Menanggapi hal itu, Gus Ipul memastikan akan mendorong kementerian terkait untuk mengakomodasi permintaan tersebut.

"Pada prinsipnya, tidak ada yang tidak mungkin bagi pemerintah. Kami akan koordinasikan dengan Kementerian Pendidikan," kata Mensos. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.