Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Menjadi Pasar yang Menguntungkan bagi Ekspor Pertanian AS

📅 Sabtu, 28 Sep 2024, 15:53 WIB | Oleh:
Indonesia Menjadi Pasar yang Menguntungkan bagi Ekspor Pertanian AS Doc: Istimewa
Ket. US International Trade Administration menyebutkan bahwa kelas menengah Indonesia yang terus tumbuh memberikan peluang pertumbuhan yang sangat baik bagi ekspor AS.

WASHINGTON - Administrasi Perdagangan Internasional Amerika Serikat atau US International Trade Administration baru-baru ini dalam situs resminya menyebutkan bahwa Indonesia merupakan pasar potensial untuk produk pertanian AS.

Menurut badan tersebut, impor pertanian Indonesia pada tahun 2022 melampaui 28 miliar dolar AS, dengan kategori utama gandum, kedelai, beras, daging sapi, buah segar, dan berbagai bahan pakan. Australia, AS, Brasil, Tiongkok, dan India merupakan lima pemasok utama produk pertanian ke pasar tersebut, yang mewakili sekitar 58 persen dari total impor berdasarkan nilai.

Indonesia merupakan tujuan ekspor terbesar ke-11 untuk produk pertanian AS, dan AS merupakan eksportir barang pertanian terbesar kedua ke Indonesia, dengan nilai mencapai 3,3 miliar dolar AS. Ekspor pertanian AS teratas ke Indonesia adalah kacang kedelai, produk susu, biji-bijian, kapas, gandum, dan produk daging sapi.

Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat atau United States Department of Agriculture (USDA), kedelai dan produk susu merupakan produk utama yang diekspor Amerika Serikat ke Indonesia dan mengalami peningkatan tahun ke tahun terbesar pada tahun 2022. Ekspor kedelai meningkat sebesar 164 juta dolar AS (15 persen), dan ekspor produk susu meningkat sebesar 135 juta dolar AS. Ekspor gandum, biji-bijian penyulingan, dan kapas juga berkinerja baik, masing-masing meningkat sebesar 45 juta dolar AS, 45 juta dolar AS, dan 18 juta dolar AS. Kenaikan harga komoditas curah menjadi penyebab sebagian besar peningkatan nilai ekspor pada tahun 2022, tetapi beberapa komoditas juga mengalami peningkatan volume yang signifikan, termasuk gandum (13 persen) dan produk susu (14 persen).

Presiden Jokowi dalam pernyataan resminya di awal tahun 2023 menyebutkan bahwa Indonesia membutuhkan pasokan pupuk lebih dari 13 juta ton. Namun produksi dalam negeri sejauh ini hanya menampung 3,5 juta ton dan impor saat ini hanya 6,4 juta ton. Jadi, negara ini masih kekurangan 3 juta ton pupuk.

"Dengan permintaan yang tinggi ini, dan kurangnya pasokan, masalah yang sedang berlangsung adalah mahalnya harga pupuk. Dengan Rusia menjadi salah satu sumber pupuk terbesar bagi Indonesia, dan perang Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung, negara ini sekarang terkena dampak dengan pasokan yang sedikit dan harga pupuk yang tinggi," katanya.

Setiap tahun pemerintah menyiapkan pupuk bersubsidi untuk petani Indonesia. Pada tahun 2022 jenis pupuk bersubsidi dikurangi menjadi hanya UREA, NPK dan sejumlah kecil pupuk organik dan pembenah tanah.

Upaya Pemerintah Indonesia untuk mengakselerasi industri hortikultura di Indonesia antara lain dengan membangun Agricultural War Room (AWR) pada tahun 2021 yang terhubung dengan Agricultural Operation Room (AOR) di pemerintah provinsi. Pada tahun 2022, sistem ini menerima Penghargaan Inovasi Digital dari Presiden Jokowi, dan pada tahun 2023 sistem ini diperkuat dengan sistem Data Collection Platform (DCP) baru yang dapat menghimpun data pertanian dari berbagai sumber dan sistem.

Indonesia juga meluncurkan Peta Jalan Strategi Nasional E-pertanian, dengan visi bahwa pada tahun 2027 Indonesia akan memiliki basis data terpadu untuk lahan pertanian dan petani, serta menyediakan sistem peringatan dini digital untuk bencana yang mengancam produksi pertanian, dan menjalankan sistem untuk pengumpulan, ekstraksi, dan analisis data pertanian.

Ekosistem startup Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat di bidang AgTech. Dimulai pada tahun 2021, pemerintah meluncurkan aplikasi Peta Ekspor Komoditas Pertanian Indonesia (IMACE) untuk membantu para pelaku industri, pembeli, dan petani menjadi lebih tangguh dan inklusif. Tahun 2022 juga menjadi tahun di mana beberapa startup meluncurkan platform mereka untuk mengakomodasi para petani dan perikanan di daerah pedesaan Indonesia. Yaitu, TaniHub, Ekosis, GoKomodo, Aruna, E Fishery, Fish log.

Para pelaku AgTech Indonesia telah membantu memajukan banyak aspek pertanian tradisional dan memberikan kontribusi penting bagi transformasi yang dibutuhkan di sektor pertanian mulai dari produksi, rantai pasokan, akses pasar, dan transaksi hingga solusi pembiayaan.

Semenatara Perusahaan Listrik Negara (PLN), sukses meluncurkan program "Electrifying Agriculture" (EA) pada tahun 2021 untuk sektor Pertanian, Hortikultura, Perkebunan, dan Peternakan di Indonesia. Pada kuartal pertama tahun 2023, program ini berhasil mengubah penggunaan bahan bakar fosil saat ini menjadi teknologi berbasis listrik pertanian modern. Hingga Maret 2023, terdapat 217.818 pelanggan yang menjadi bagian dari program ini. Konversi teknologi sebagian besar untuk mesin penggilingan padi dari diesel ke listrik menghasilkan efisiensi, proses penggilingan yang lebih bersih, dan penurunan polusi suara.

Sub-sektor Unggulan

Daging Sapi dan Produk Susu: Ekspor susu AS menunjukkan penjualan yang kuat di Indonesia, di mana kenaikan ekspor dari tahun ke tahun meningkat hingga 40 persen. Seiring dengan pemulihan ekonomi, permintaan konsumen diperkirakan akan kembali ke tingkat sebelum pandemi, sehingga menciptakan peluang besar untuk lebih banyak impor. Daging sapi AS juga mengalami peningkatan penggunaan dalam hidangan tradisional Indonesia seperti soto (sup daging dalam santan) dan bakso (bakso) serta penjualan eceran. Namun, penjualan hotel, restoran, dan lembaga kelas atas (HRI) masih terdampak negatif sejak dimulainya pandemi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.