Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Seruan untuk Mereformasi Struktur PBB Terus Menguat

📅 Jumat, 27 Sep 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Seruan untuk Mereformasi Struktur PBB Terus Menguat Doc: ANTARA/ANADOLU
Ket. Sidang Umum ke-79 PBB, di New York, AS yang dibuka pada Selasa (24/9).

ANKARA - Seruan untuk mereformasi sistem internasional terus menguat dan mendominasi pada Sidang Umum ke-79 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), ketika para pemimpin dunia dan menteri luar negeri menyoroti ketidakmampuan lembaga-lembaga global dalam menangani konflik yang sedang berlangsung, krisis kemanusiaan, dan tantangan ekonomi.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, memulai pidato pembukaannya, Selasa (24/9), dengan mengakui ketidaksetaraan global tecermin dalam lembaga-lembaga internasional.

Seperti dikutip dari Antara, Guterres menyoroti Dewan Keamanan PBB dirancang oleh negara-negara pemenang Perang Dunia Kedua, pada saat sebagian besar Afrika masih berada di bawah penjajahan.

Guterres menekankan perlunya representasi Afrika di dewan tersebut, meskipun menyadari kemungkinan perlawanan dari pihak yang memiliki kekuasaan politik dan ekonomi.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyuarakan pendapat serupa, dengan menyatakan PBB semakin tidak berfungsi dan tidak efektif dalam memenuhi misinya. "Perdamaian dan keamanan internasional terlalu penting untuk diserahkan pada kehendak lima negara yang diistimewakan," tegas Erdogan, mengulangi seruan lamanya bahwa dunia lebih besar dari lima (negara).

Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, juga menekankan hal ini dalam pidatonya di KTT Masa Depan. Sementara itu, Presiden Brasil, Lula da Silva, menyoroti urgensi reformasi yang komprehensif, menyatakan Piagam PBB saat ini gagal menangani beberapa masalah paling mendesak umat manusia.

Revisi Menyeluruh

Ia menyerukan tinjauan dan revisi menyeluruh terhadap Piagam tersebut, dengan fokus pada struktur Majelis Umum, metode kerja, dan kekuasaan veto.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, menegaskan reformasi dalam organisasi global seperti PBB adalah penting. Kesuksesan umat manusia tidak terletak di medan perang, tetapi dalam kekuatan kolektif untuk perdamaian global.

Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, menggambarkan struktur Dewan Keamanan saat ini kuno dan eksklusif dan menuntut masuknya negara-negara Afrika serta lainnya dalam proses pengambilan keputusan dewan tersebut.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, menekankan reformasi harus menjawab kebutuhan semua negara, bukan hanya meningkatkan kekuasaan beberapa pihak. Perwakilan Tetap Selandia Baru untuk PBB, Carolyn Schwalger, menyatakan perlunya reformasi Dewan Keamanan.

Beberapa pemimpin menyoroti kegagalan PBB dalam menangani konflik yang sedang berlangsung. Raja Yordania, Abdullah II, menunjuk pada krisis yang mengancam legitimasi dan otoritas moral PBB.

Presiden Maladewa, Mohamed Muizzu, menyerukan keberanian untuk menghentikan perang genosida di Gaza dan mendesak agar Palestina diterima sebagai anggota penuh PBB.

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, menekankan salah satu tujuan strategis KTT Masa Depan PBB adalah tatanan dunia yang komprehensif dan menyerukan tata kelola global yang lebih koheren dan efektif, termasuk reformasi Dewan Keamanan PBB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.