Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Somalia Tuduh Ethiopia Melakukan Pengiriman Senjata Ilegal ke Puntland

📅 Senin, 23 Sep 2024, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Somalia Tuduh Ethiopia Melakukan Pengiriman Senjata Ilegal ke Puntland Doc: ANTARA/HO
Ket. Somalia menuduh Ethiopia melakukan pengiriman senjata tanpa otorisasi pihak berwenang ke negara bagian semi-otonom Puntland.

Somalia - Somalia menuduh Ethiopia melakukanpengiriman senjata tanpa otorisasi pihak berwenang ke negara bagian semi-otonom Puntland.

Kementerian Luar Negeri Somalia mengatakan pengiriman senjata itu melanggar kedaulatan negaranya dan mengancam keamanan regional.

"Tindakan ini merupakan pelanggaran berat terhadap kedaulatan Somalia dan menimbulkan implikasi serius bagi keamanan nasional dan regional," kata Kementerian Luar Negeri Somalia seperti dilaporkan Anadolu, Sabtu (21/9).

Kementerian tersebut menambahkan bahwa bukti yang terdokumentasi mengkonfirmasi kedatangan dua truk yang mengangkut senjata dari Ethiopia ke wilayah Puntland di Somalia yang dieksekusi tanpa keterlibatan atau izin diplomatik, menandakan pelanggaran yang jelas terhadap kedaulatan teritorial Somalia.

"Insiden terbaru ini mencerminkan pengiriman senjata tidak sah sebelumnya dari Ethiopia dengan laporan senjata diangkut dengan cara yang sama ke wilayah Galmudug dan senjata lainnya diterbangkan ke Baidoa melalui pesawat", ucap kementerian itu.

Somalia meminta penghentian segera atas pelanggaran tersebut.

Dugaan pengiriman tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara mengenai kesepakatan akses laut antara Ethiopia dan wilayah yang memisahkan diri, Somaliland.

Somalia menolak perjanjian pelabuhan Laut Merah yang tidak sah antara Ethiopia dan Somaliland dan menyebutnya sebagai ancaman terhadap hubungan baik antar tetanggadan pelanggaran kedaulatan negara tersebut.

Akibatnya, Somalia memanggil kembali duta besarnya untuk Ethiopia setelah kesepakatan itu diumumkan.

Kendati demikian, Turki telah berupaya untuk mengakhiri ketegangan antara kedua negara Tanduk Afrika tersebut, namun perundingan baru-baru ini di Ankara belum membuahkan hasil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.