Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Sukabumi Kekeringan

📅 Sabtu, 21 Sep 2024, 00:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Sukabumi Kekeringan Doc: ANTARA/Dok/Aditya Rohman
Ket. Lahan pertanian di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jabar yang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.

Sukabumi - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi menyebutkan laporan yang diterima dari Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (PPOPT) luas lahan pertanian yang mengalami kekeringan akibat kemarau mencapai 279 hektare

"Luas lahan pertanian yang kekeringan itu masuk pada periode 16 hingga 31 Agustus 2024," kata Kepala Bidang Prasarana dan Penanggulangan Bencana Pertanian Distan Kabupaten Sukabumi Gilar M Akmal di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat.

Menurut Gilar, untuk rinciannya 248 hektare mengalami kekeringan ringan, 28 hektare kekeringan sedang dan 3 hektare kekeringan berat. Namun demikian, pihaknya memprediksi luas lahan pertanian yang kekeringan akan terus bertambah.

Ini bisa terjadi jika kemarau berkepanjangan sehingga lahan pertanian tidak mendapatkan pasokan air, karena seperti diketahui lahan pertanian di kabupaten setempat mayoritas merupakan tadah hujan.

Adapun total luas lahan pertanian di kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa dan Bali ini mencapai 64.077 hektare, namun berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang masuk dalam pola ruang seluas 55 ribu hektare.

"Lahan pertanian yang sudah mengalami kekeringan tersebar di wilayah selatan dan utara Kabupaten Sukabumi," ujarnya.

Ia menambahkan jika hujan tidak turun dan kemarau terus berlanjut maka pihaknya memperkirakan luas lahan pertanian yang terdampak kekeringan hingga akhir September mencapai 499 hektare bahkan lebih.

Mengatasi masalah semakin meluasnya lahan yang kekeringan, pihaknya sudah mengambil langkah-langkah strategis seperti menyediakan ratusan pompa untuk disebar ke kelompok tani, perbaikan sarana, pipanisasi dan untuk meringankan petani yang terdampak pihaknya sudah menyiapkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

36 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.