Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yellen: Pemangkasan Suku Bunga The Fed 'Tanda Sangat Positif' bagi Perekonomian AS

📅 Jumat, 20 Sep 2024, 10:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Yellen: Pemangkasan Suku Bunga The Fed 'Tanda Sangat Positif' bagi Perekonomian AS Doc: CNA/Tasos Katopodis/Getty untuk The Atlantic via A
Ket. Menkeu AS Janet Yellen berbicara saat panel The State of the US Economy untuk The Atlantic Festival 2024 pada 19 September 2024 di Washington, DC.

WASHINGTON - Keputusan bank sentral AS untuk memangkas suku bunga minggu ini merupakan "tanda yang sangat positif" bagi kondisi ekonomi terbesar dunia, kata Menteri Keuangan AS Janet Yellen pada hari Kamis (19/9).

Pernyataan Yellenmuncul sehari setelah Federal Reserve memilih pemotongan suku bunga agresif sebesar setengah poin persentase, yang pertama sejak 2020 saat inflasi mereda.

"Hal ini mencerminkan keyakinan Fed bahwa inflasi telah turun drastis dan berada di jalur kembali ke target dua persen, dan bahwa risiko terkait inflasi telah benar-benar berkurang secara signifikan," kataYellendalam sebuah acara di Washington.

"Pada saat yang sama, kami memiliki pasar kerja yang tetap kuat," katanya.

Yellen menambahkan bahwa menurunkan inflasi secara sukses dalam konteks pasar kerja yang kuat, yang dikenal sebagai soft landing, adalah "persis apa yang sedang kita lihat dalam perekonomian."

Dalam pidato terpisah pada hari Kamis, Presiden Joe Biden mengatakan, "Penurunan suku bunga oleh The Fed bukanlah deklarasi kemenangan. Ini adalah deklarasi kemajuan."

Ia menambahkan di Economic Club of Washington DC bahwa ini merupakan sinyal Amerika Serikat telah memasuki fase pemulihan baru, meskipun ia menekankan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan.

Komentar mereka muncul setelah calon presiden dari Partai Republik Donald Trump pada hari Rabu menuduh bahwa keputusan Fed merupakan respons terhadap ekonomi yang "sangat buruk" atau telah "bermain politik."

Suku bunga yang lebih rendah menurunkan biaya pinjaman dan dapat dilihat sebagai hal yang menguntungkan bagi pemerintahan Gedung Putih menjelang pemilihan presiden bulan November, dengan Wakil Presiden Kamala Harris sebagai calon dari Partai Demokrat.

Namun Ketua Fed Jerome Powell menekankan setelah mengumumkan penurunan suku bunga, "Kami tidak melayani politisi mana pun, tokoh politik mana pun, tujuan apa pun, atau isu apa pun."

Biden mengatakan dalam pidatonya bahwa independensi Fed telah memberikan manfaat bagi negara.

Pada hari Kamis, Yellen juga membela tarif yang baru-baru ini dinaikkan pemerintahan Biden pada barang-barang Tiongkok, mulai dari kendaraan listrik hingga baterai.

"Ini adalah area di mana Tiongkok memiliki kelebihan kapasitas yang sangat besar. Kami telah membuat keputusan sadar bahwa di bidang energi bersih, kami ingin mengembangkannya sebagai industri di Amerika Serikat," katanya.

"Itu bukan berarti kami ingin melakukan semuanya sendiri," kata Yellen. "Namun, kami benar-benar ingin mengurangi ketergantungan kami pada Tiongkok."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.