Pahami HER2-Rendah, Jenis Kanker Payudara yang Tumbuh Agresif dan Cepat
📅 Jumat, 20 Sep 2024, 20:49 WIB | Oleh: Haryo BronoPresiden Direktur AstraZeneca Indonesia Esra Erkomay menuturkan, dengan adanya perkembangan serta evolusi dari kanker payudara, perusahaan ini mencanangkan kampanye #AndHerTogether. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penyakit kanker payudara HER2-Rendah di Indonesia mengingat bahwa ini merupakan konsep baru di Indonesia.
"Rendahnya kesadaran masyarakat tentang kanker payudara, terus meningkatnya kejadian kanker payudara serta rendahnya pelaksanaan skrining kanker payudara juga menjadi landasan akan kampanye ini," ungkapnya.
Dukungan pemerintah terhadap kampanye Sadari sejak 2015 hanya mencakup 8,29 dari target perempuan usia 20-50 tahun, serta pemahaman diagnosis HER2-Rendah di kalangan pasien yang perlu dibangun. Melalui Kampanye #AndHerTogether, ia berharap dapat meningkatkan kesadaran dan urgensi perempuan tentang kanker payudara melalui konsultasi dengan dokter, serta pengetahuan akan adanya inovasi baru dalam diagnosis kanker payudara HER2-Rendah.
"Evolusi pengobatan yang tersedia saat ini dapat membuat kehidupan lebih berkualitas bagi pejuang kanker payudara HER2-Rendah. Kami juga berdedikasi untuk berinovasi dalam jalur pengobatan baru untuk berbagai jenis kanker payudara, dan berbagai lini pengobatan, serta membantu mengubah kehidupan para pejuang kanker payudara, khususnya kanker payudara HER2-Rendah," jelas Esra.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam sambutannya, Dede Gracia selaku Ketua Yayasan Daya Dara Indonesia (Lovepink) mengatakan, pihaknya sangat senang dapat mengambil peran dalam kampanye #AndHerTogether. Organisasi ini turut melakukan sosialisasi tentang jenis kanker HER2-Rendah.
"HER2-Rendah adalah sebuah konsep yang sudah ada namun masih tergolong baru di Indonesia, sehingga para pejuang kanker dengan jenis tersebut memiliki opsi perawatan yang tepat untuk membantu kesembuhan dan kelangsungan hidup yang lebih berkualitas," ungkapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!