Antisipasi Lima Tantangan Ekonomi
📅 Jumat, 20 Sep 2024, 08:53 WIB | Oleh: Muchamad IsmailSiapkan Strategi
Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta ISEI ikut terlibat dalam menyiapkan strategi menghadapi tantangan ekonomi ke depan. "Dunia sekarang ini menghadapi gejolak ketidakpastian, tantangan yang tidak mudah. Semua negara mengalami termasuk kita, bahkan negara maju banyak yang masuk ke jurang resesi, terakhir Inggris masuk ke jurang resesi dan yang kita tahu 96 negara sudah menjadi pasien IMF," katanya.
Karena itu, saat ini pemerintah fokus pada pasar kerja. Dia mengatakan ke depan terlalu sedikit peluang kerja untuk jumlah tenaga kerja yang sangat banyak.
"Ini yang harus kita hindari sehingga menurut saya jangan sampai kita terlalu larut dalam situasi global," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, harus dilakukan perhitungan cermat mengingat pada 2030 Indonesia akan mendapat bonus demografi. Dia mengatakan hal ini bisa menjadi sebuah kekuatan, tetapi juga bisa menjadi sebuah beban.
"Inilah tantangan yang paling besar yang akan melompatkan kita menjadi negara maju atau tidak. Sekarang kita fokus membuka lapangan kerja, namun kita juga menghadapi tantangan yang sangat berat, semua negara mengalaminya," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!