Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB Desak Negara Berpengaruh Bantu De-eskalasi Usai Ledakan di Lebanon

📅 Kamis, 19 Sep 2024, 12:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB Desak Negara Berpengaruh Bantu De-eskalasi Usai Ledakan di Lebanon Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Ketua Hak Asasi Manusia PBB Volker Turk mendesak semua negara yang memiliki pengaruh untuk mengambil "langkah-langkah segera" pada Rabu (18/9/2024) guna menghindari eskalasi lebih lanjut setelah terjadinya ledakan penyeranta (pager) secara bersamaan di Lebanon dan Suriah.

JENEWA - Ketua Hak Asasi Manusia PBB Volker Turk mendesak semua negara berpengaruh untuk mengambil "langkah-langkah segera" pada Rabu (18/9) guna menghindari eskalasi lebih lanjut setelah terjadinya ledakan penyeranta (pager)secara bersamaan di Lebanon dan Suriah.

"Ledakan yang terjadi secara bersamaan di Lebanon dan Suriah kemarin, di mana pager yang meledak menewaskan setidaknya 12 orang - termasuk dua anak - dan melukai ribuan orang, sangat mengejutkan, dan dampaknya terhadap warga sipil tidak dapat diterima," kata Volker Turk dalam sebuah pernyataan.

"Ketakutan dan teror yang muncul sangat mendalam," ujarnya.

"Pada saat yang sangat tidak stabil ini, saya meminta semua negara yang memiliki pengaruh di kawasan ini dan di luar untuk segera mengambil langkah-langkah untuk mencegah meluasnya konflik yang sedang terjadi - cukup sudah dengan kejadian menakutkan sehari-hari, cukup sudah dengan penderitaan," tambah Turk.

Dia menekankan bahwa saatnya sudah "tepat" bagi para pemimpin untuk memperjuangkan hak semua orang untuk hidup dalam kedamaian dan keamanan, dan pelindungan terhadap warga sipil harus menjadi prioritas utama.

"Pengurangan ketegangan saat ini lebih penting dari sebelumnya," ujar Turk.

Menargetkan ribuan individu secara bersamaan, baik warga sipil maupun anggota kelompok bersenjata, tanpa mengetahui siapa yang memiliki perangkat yang menjadi sasaran, lokasi, dan lingkungan sekitarnya, adalah melanggar hukum hak asasi manusia internasional dan, jika relevan, hukum kemanusiaan internasional, katanya.

Turk pun menekankan perlunya penyelidikan independen, menyeluruh, dan transparan terhadap kondisi ledakan massal serta pertanggungjawaban bagi mereka yang memerintahkan dan melaksanakan operasi tersebut.

Ledakan massal pager terjadi di tengah serangan lintas batas antara Hizbullah dan Israel, dengan latar belakang serangan brutal Israel terhadap Jalur Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 41.200 orang, yang sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, menyusul serangan Hamas pada Oktober tahun lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
KAI: Kunjungan Wisatawan La...
Nasional
Bapanas akan Mobilisasi Sto...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.