Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kepala Dana Iklim Targetkan Negara-negara Miskin

📅 Selasa, 17 Sep 2024, 14:52 WIB | Oleh: Tim Penulis

Lembaga ini menyalurkan hibah dan pinjaman untuk berbagai proyek terutama di Afrika, kawasan Asia-Pasifik, Amerika Latin, dan Karibia.

Namun ambisinya telah terhalang oleh keterbatasan sumber daya dan birokrasi yang rumit, sehingga menyulitkan beberapa negara yang paling berisiko di dunia untuk mengakses pendanaan.

Bagaimana memperlancar proses mendapatkan uang secara tepat waktu akan menjadi isu penting pada pertemuan puncak iklim COP29 di Azerbaijan pada bulan November.

Duarte bermaksud melipatgandakan modal GCF menjadi $50 miliar pada tahun 2030, sebuah target yang ambisius, tetapi itu hanya sebagian kecil dari yang menurut para ahli dibutuhkan secara keseluruhan.

Perbedaan Besar

Didirikan pada tahun 2010, GCF saat ini memiliki sekitar 250 mitra yang melaksanakan proyek di lapangan, yang mencakup badan PBB, bank pembangunan, kementerian dan lembaga pemerintah, sektor swasta, dan LSM.

Sebanyak 200 orang lainnya telah menyatakan minatnya untuk bermitra dengan dana tersebut.

"Jika kita mampu bekerja dengan jaringan mitra yang luas ini yang lebih dekat dengan realitas di lapangan tempat investasi dilakukan, kita dapat membuat perbedaan yang sangat besar," katanya.

Hingga bulan lalu, GCF telah mengalokasikan $15 miliar untuk 270 proyek.

Dalam 12 bulan terakhir, GCF menyetujui hampir $790 juta untuk negara-negara termiskin didunia, meningkat empat kali lipat dibandingkan dengan tahun 2022.

Namun, menurut para ahli, hal itu tetap hanya setetes air di lautan dibandingkan dengan apa yang dibutuhkan.

Saat ini, negara-negara donor memutuskan kontribusi apa yang mereka berikan pada dana tersebut.

Pada COP29, negara-negara diharapkan menetapkan tujuan keuangan iklim global baru, meskipun perpecahan mengenai ukuran dan cakupannya telah menghambat negosiasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.