Austria Nyatakan Provinsi Lower Austria sebagai Daerah Bencana
📅 Senin, 16 Sep 2024, 16:05 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: ANTARA/Anadolu/py
JENEWA - Otoritas Austria pada Minggu (15/9) menyatakan provinsi timur laut Lower Austria sebagai daerah bencana, setelah seorang petugas pemadam kebakaran tewas.
Selain itu, satu korban jiwa masing-masing dilaporkan di Polandia dan Rumania, sehingga jumlah orang yang tewas akibat hujan deras dan banjir yang disebabkan oleh Badai Boris di Eropa Tengah dan Timur naik menjadi tujuh orang.
Gubernur Lower Austria, Johanna Mikl-Leitner, mengumumkan status daerah bencana itu dalam konferensi pers di Sank-Polten pada Minggu pagi. Ia menyatakan bahwa "situasinya terus memburuk karena hujan deras di seluruh negeri."
"Kita sedang menghadapi situasi ekstrem yang belum pernah terjadi sebelumnya," ujar gubernur provinsi tersebut.
Institut Pusat Meteorologi dan Geodinamika Austria (ZAMG) memprediksi hujan tambahan sebesar 60 liter per meter persegi dalam beberapa jam ke depan, sementara kemungkinan banjir diperkirakan berlanjutdi seluruh negara tersebut.
Mikl-Leitner mengonfirmasi kematian seorang petugas pemadam kebakaran saat bertugas dalam operasi banjir di Lower Austria.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejak Jumat (13/9), tingkat air di beberapa sungai Austria meningkat secara drastis. Lower Austria mengalami kondisi terparah. Menurut otoritas setempat, di wilayah itu banyak sungai kecil sudah meluap akibat hujan deras.
Departemen pemadam kebakaran di beberapa kota di Lower Austria, di utara Wina, melaporkan bahwa para petugas harus menyelamatkan orang-orang yang terjebak di rumah mereka pada malam antara Jumat dan Sabtu.
Departemen pemadam kebakaran juga menyebutkan bahwa mereka kerap menggunakan perahu karet untuk melakukan upaya penyelamatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada beberapa kota, penduduk yang tinggal di jalan-jalan dekat aliran sungai diminta untuk meninggalkan rumah mereka.
Penetapan status daerah bencana di Lower Austria memberikan wewenang tambahan kepada otoritas setempat, antara lain memerintahkan evakuasi.
Dua jalur kereta bawah tanah di Wina sebagian ditutup sebagai tindakan pencegahan.
Situasi di sepanjang sungai Kamp dan Krems, yang mengalir ke Sungai Danube, menjadi sangat berbahaya.
Pemasokenergi Austria, EVN, menjelaskan bahwa bendungan Ottenstein di Kamp, yang hampir penuh, bisa meluap dalam waktu 24 jam. Keadaan itu, sekali lagi dapat menyebabkan aliran sungai di bagian bawah meluap, menurut EVN.
Sementara itu, Polandia melaporkan korban pertama akibat banjir.
Menurut juru bicara kepolisian setempat, korban adalah seorang pria yang tewas di Desa Krosnovice, dekat Klodzko, sebuah kota bersejarah di wilayah Silesia Bawah. Polisi mengatakan mereka tidak dapat mengevakuasi jenazah karena desa tersebut terendam banjir.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!