Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prancis Setujui Proyek Agrivoltaic 450 MW

📅 Minggu, 15 Sep 2024, 11:00 WIB | Oleh:
Prancis Setujui Proyek Agrivoltaic 450 MW Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi

Pengembang agrivoltaic asal Prancis, Green Lighthouse Developpment (GLHD) mengumumkan bahwa otoritas lokal di departemen Landes, Prancis telah memberikan lampu hijau untuk proyek agrivoltaic 450 MW. Nantinya, proyek ini akan melanjutkan hingga ke tahap pengembangan berikutnya termasuk desain.

Dilansir dari Renewables Now, proyek agrivoltaic Terr'Arbouts adalah sebuah inisiatif yang diluncurkan pada tahun 2020 oleh sebuah kelompok yang terdiri dari 35 petani yang bekerja untuk mendiversifikasi tanaman karena masalah kualitas air. Proyek ini akan mencakup 46 lahan pertanian dengan luas total 700 hektar, di mana 200 hektar di antaranya akan mengakomodasi panel surya.

Inisiatif ini dimulai oleh asosiasi petani Pujo Arbouts Territoire Agrivoltaisme (PATAV), sementara GLHD ditunjuk sebagai manajer proyek. Direncanakan untuk menggabungkan pembangkit listrik bersih dengan produksi tanaman pakan ternak, biji minyak, dan tanaman yang kaya akan omega-3.

"Rotasi tanaman pakan ternak, biji minyak, dan tanaman kaya omega-3 akan mendukung peternakan dan kebutuhan lokal," ujar Jean-Michel Lamothe, presiden PATAV, asosiasi petani yang berada di balik proyek ini, dikutip dari PV Magazine.

GLHD menjelaskan, proyek ini diharapkan akan selesai pada tahun 2028. Setelah beroperasi, situs ini akan menghasilkan 650 GWh listrik bersih setiap tahun, cukup untuk memberi daya pada 140.000 rumah.

Pihak berwenang telah meresmikan keberlanjutan proyek ini dengan berbagai perjanjian, termasuk sewa lahan pedesaan dan kemitraan untuk melindungi sumber daya air.

Jean-Marc Fabius, CEO dan pendiri Green Lighthouse Développement mengatakan bahwa proyek ini telah melalui studi dan konsultasi selama lima tahun, yang mengarah pada peningkatan seperti melestarikan jalur pedesaan, menciptakan koridor ekologi dan lanskap, dan mengurangi penggunaan lahan tertentu. Perubahan-perubahan ini dilakukan untuk mengatasi kekhawatiran dari masyarakat setempat, anggota CDPENAF, lembaga pemerintah, asosiasi, dan penduduk. Proyek ini direncanakan akan mulai beroperasi pada tahun 2028.

Sebagai informasi, agrivoltaic, atau kombinasi antara produksi energi surya dan pertanian di lahan yang sama, memainkan peran penting dalam transisi energi yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan lahan secara lebih efisien, agrivoltaic memungkinkan produksi pangan dan energi terbarukan terjadi secara bersamaan, tanpa mengorbankan salah satu fungsi lahan. Panel surya yang dipasang di atas tanaman tidak hanya menghasilkan listrik dari sinar matahari, tetapi juga memberikan naungan, yang dapat mengurangi tekanan panas dan menjaga kelembapan tanah, sehingga meningkatkan produktivitas pertanian.

Di sisi lain, agrivoltaic membantu memperluas instalasi tenaga surya tanpa mengganggu lahan pertanian yang berharga, mempercepat pengurangan emisi karbon, dan mendukung ketahanan pangan serta energi. Dengan potensi ganda ini, agrivoltaic menjadi solusi inovatif dalam mempercepat transisi energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.