Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Raksasa Pembayaran Digital Perluas Layannya dengan Penawaran 'Cashback' dan Integrasi Apple

📅 Sabtu, 14 Sep 2024, 09:00 WIB | Oleh:
Raksasa Pembayaran Digital Perluas Layannya dengan Penawaran 'Cashback' dan Integrasi Apple Doc: BBC
Ket. PayPal

PayPal, perusahaan pembayaran digital terbesar di dunia, sedang memperluas jangkauannya ke pembayaran langsung di toko di Amerika Serikat dengan mengintegrasikan kartu debitnya ke dompet digital Apple dan menawarkan cashback sebesar 5 persen. Langkah ini dilakukan sebagai upaya bersaing dengan perusahaan teknologi dan bank.

Upaya ini merupakan bagian dari strategi pemulihan yang ambisius oleh CEO baru, Alex Chriss, yang bergabung tahun lalu dari perusahaan Intuit.

Selama ini, PayPal mendominasi pembayaran online dan transfer antar pengguna melalui aplikasi Venmo. Namun, mereka belum mendorong konsumen untuk menggunakan produknya secara langsung di tempat-tempat seperti toko, kafe, dan restoran.

Menurut Chriss, industri belanja online sangat berkembang pesat, tetapi bukan hal tersebut yang menjadi alasan diperluasnya jangkauan PayPal.

"Sekarang konsumen bisa menggunakan PayPal untuk setiap pembelian, di mana saja, kapan saja," kata Chriss, dikutip dari Reuters, Minggu (8/9).

Upaya ini termasuk memberikan cashback 5 persen untuk produk tertentu hingga seribu dolar per bulan dan hadiah tambahan dari merek-merek seperti DoorDash dan Sephora.

Nilai transaksi dengan kartu debit di AS telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, mencapai 4,55 triliun dolar pada tahun 2021 dari 2,47 triliun dolar pada tahun 2015, menurut data dari Federal Reserve.

Chriss juga menyebut bahwa konsumen semakin berhati-hati dalam pengeluaran dan mulai beralih ke kartu debit agar lebih mudah mengontrol anggaran mereka.

PayPal juga akan memungkinkan pengguna menggunakan kartu debit mereka dengan Apple Pay, memanfaatkan fitur pembayaran tanpa kontak seperti "tap to pay".

Penawaran cashback 5% dari PayPal pada kategori pilihan pengguna menjadikannya salah satu produk kartu debit yang kompetitif, mengingat hanya 24 persen pemegang kartu debit yang melaporkan mendapatkan cashback pada tahun 2023, dibandingkan dengan 74% pemegang kartu kredit, menurut laporan dari Valuedynamx.

Sementara PayPal memiliki keuntungan sebagai pelopor, kompetisi dari Apple dan Google dalam pembayaran digital telah mempersempit pangsa pasar mereka, menurut para analis.

Sebagai bagian dari upaya ini, PayPal melakukan investasi pemasaran terbesar sepanjang sejarah perusahaan untuk mendorong penggunaan PayPal secara langsung. Meski tidak menyebutkan angkanya, mereka mengungkapkan dalam laporan kuartalannya bahwa biaya pemasaran akan meningkat pada paruh kedua tahun ini.

Chriss menyebut tahun 2024 sebagai tahun transisi bagi PayPal, dengan janji meningkatkan pendapatan di luar transaksi. Pada Januari, PayPal meluncurkan produk berbasis kecerdasan buatan dan fitur pembayaran sekali tekan.

Harga saham PayPal naik lebih dari 17 persen sejak awal tahun, namun masih di bawah kenaikan indeks S&P 500 sebesar 22 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.