Malaysia Ungkap Penyebab Jalan Ambles yang Menelan Turis India
📅 Senin, 09 Sep 2024, 14:46 WIB | Oleh: Lili LestariMisalnya, kekeringan dan pengambilan air tanah yang tinggi dapat mengurangi daya apung suatu wilayah dan memicu tenggelamnya wilayah bawah tanah ke dalam rongga. Demikian pula, perubahan komposisi air tanah karena masuknya atau dihilangkannya aliran air dapat membuang material lepas dan mengendapkan lubang runtuhan.
Pipa air bawah tanah yang rusak juga dapat menimbulkan lubang runtuhan perkotaan yang mematikan. Bahkan celah kecil di antara pipa-pipa ini mampu memasukkan sejumlah besar air ke dalam tanah di dekatnya, terlepas dan akhirnya menyebabkan permukaan bawah menjadi tidak stabil.
Meskipun terdapat pertumbuhan rongga di bawah tanah, tidak ada tanda-tanda ketidakstabilan yang terlihat jelas di atasnya.
Karena banyaknya pipa utilitas yang ditempatkan langsung di bawah tanah, pengerasan jalan dan jalan setapak sering kali berfungsi sebagai jembatan di atas lubang runtuhan, yang menyembunyikan lubang-lubang berbahaya di bawahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jika rongga tidak ditemukan dan diatasi tepat waktu, permukaannya kemungkinan besar akan runtuh dan menelan semua yang ada di atas permukaannya.
Deteksi Awal
Meskipun keberadaan lubang di bawah tanah biasanya tidak terlihat, beberapa tanda halus dapat mengisyaratkan kemungkinan amblesnya lapisan bawah tanah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Retakan pada pondasi, ketidakmampuan menutup pintu dan jendela dengan benar, dan munculnya retakan tanah dalam pola melingkar merupakan tanda-tanda ketidakstabilan tanah yang mungkin menunjukkan potensi munculnya lubang pembuangan.
Sejak peristiwa tragis itu, pemerintah Malaysia telah menyarankan Balai Kota Kuala Lumpur (DBKL) dan seluruh perusahaan utilitas untuk melakukan pemetaan seluruh utilitas bawah tanah dalam upaya untuk memastikan keadaan medan di bawahnya sehingga insiden yang tidak diinginkan terjadi dapat dihindari.
Kecelakaan amblesnya permukaan tanah pernah terjadi di Guatemala 14 tahun lalu. Pada 30 Mei 2010, sebuah lubang pembuangan raksasa muncul tanpa peringatan di Guatemala City, ibu kota negara Amerika Tengah.
Rongga mengerikan berukuran lebar 20 meter dan kedalaman 90 meter, menelan sebuah pabrik tiga lantai dan penjaga keamanannya. Dilaporkan bahwa lubang runtuhan terjadi karena beberapa sebab.
Stabilitas bawah tanah di wilayah tersebut telah terganggu baik oleh penyebab alami berupa siklon tropis dan letusan gunung berapi, maupun akibat aktivitas manusia, yang timbul dari kebocoran pipa saluran pembuangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!