Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dokter Militer Pengganti di Korsel Bebas dari Tuntutan Malapraktik

📅 Senin, 09 Sep 2024, 00:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dokter Militer Pengganti di Korsel Bebas dari Tuntutan Malapraktik Doc: ANTARA/Lee Sang-ho/Xinhua
Ket. Arsip foto - Para petugas medis berjalan di sebuah rumah sakit di Daegu, Korea Selatan (15/3/2000).

Seoul - Dokter militer dan kesehatan masyarakat yang ditempatkan di ruang gawat darurat untuk membantu mengatasi kekurangan tenaga medis di Korea Selatan akan dilindungi dari tuntutan malapraktik medis, menurut otoritas kesehatan pada Minggu (8/9).

Sejak Rabu lalu, 250 dokter militer telah ditugaskan di ruang gawat darurat dan departemen lain yang kekurangan staf setelah sejumlah besar dokter junior mengundurkan diri pada Februari.

Para dokter junior itu melakukan aksi tersebut sebagai protes terhadap keputusan pemerintah untukmeningkatkan kuota penerimaan sekolah kedokteran secara signifikan.

Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa rumah sakit telah mengajukan formulir persetujuan untuk menanggung tanggung jawab hingga 20 juta won (sekitar Rp230,3 juta) sebagai kompensasi dalam kasus malapraktik medis yang melibatkan dokter pengganti tersebut.

Untuk mengurangi beban keuangan rumah sakit, kementerian telah mendapatkan polis asuransi kelompok.

Polis itumencakup hingga 200 juta won (sekitar Rp2,3 miliar) per klaim, dengan menetapkan batas total cakupan sebesar 2 miliar won (sekitar Rp23,1 miliar), kata para pejabat.

Penempatan ulang dokter militer dilakukan setelah adanya laporan bahwa beberapa dokter militer mengalami kesulitan dengan tugas di ruang gawat darurat dan meminta dipindahkanke unit perawatan intensif.

Semua pria sehat di Korea Selatan diwajibkan menjalani dinas militer setidaknya selama 18 bulan.

Lulusan sekolah kedokteran dapat memilih untuk bertugas sebagai dokter militer atau dokter kesehatan masyarakat.

Namun, sebagian besar dari mereka adalah dokter umum yang tidak memiliki pelatihan khusus dalam perawatan darurat.

Pemerintah telah mengerahkan 15 dokter militer untuk membantu ruang gawat darurat di lima rumah sakit, sementara235 dokter militer dan kesehatan masyarakat ditempatkan di rumah-rumah sakit lainnyayang kekurangan staf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.