Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Ingin Akhiri Kebijakan Pro-Iklim untuk Atasi Inflasi di AS

📅 Sabtu, 07 Sep 2024, 00:04 WIB | Oleh:
Trump Ingin Akhiri Kebijakan Pro-Iklim untuk Atasi Inflasi di AS Doc: ISTIMEWA
Ket. Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

WASHINGTON - Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada hari Kamis (5/9), mengatakan rencananya untuk lebih mengatasi inflasi, termasuk mengakhiri kebijakan yang dinilai pro iklim, Green New Deal (GND).

"Untuk mengalahkan inflasi lebih lanjut, rencana saya akan mengakhiri Green New Deal, yang saya sebut sebagai penipuan Green New, penipuan terbesar dalam sejarah," kata Trump dalam sebuah acara di Economic Club of New York.

Seperti dikutip dari Antara, proposal kebijakan Green New Deal mengadvokasi kebijakan publik untuk mengatasi perubahan iklim sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, dan pengurangan kesenjangan ekonomi.

Sejumlah anggota parlemen dari Partai Demokrat telah mempelopori resolusi yang akan mengalihkan 100 persen permintaan energi di Amerika Serikat ke sumber energi tanpa emisi.

"Ini (Green New Deal) justru membuat kita mundur, bukannya membuat kita maju, dan kita mengirimkan semua dana yang tidak terpakai ke Undang-Undang Pengurangan Inflasi yang salah nama," tambah Trump.

Sebelumnya, Trump telah berjanji untuk mengakhiri subsidi pajak senilai ratusan miliar dollar AS yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang Pengurangan Inflasi tahun 2022 yang diusung oleh Presiden AS Joe Biden.

Menghemat Anggaran

Trump berjanji untuk mengakhiri apa yang oleh Partai Republik disebut sebagai penipuan baru yang ramah lingkungan dan mengalihkan uang atau anggaran yang dihemat untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.

Sementara itu, Organisasi Meteorologi Dunia atau World Meteorological Organization (WMO) melaporkan bahwa siklus setan perubahan iklim, kebakaran hutan, dan polusi udara memiliki dampak negatif yang terus meningkat pada kesehatan manusia, ekosistem, dan pertanian.

Laporan berjudul Buletin Kualitas Udara dan Iklim tersebut merinci dampak negatif perubahan iklim serta polusi udara terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.

"Polusi udara ambien menyebabkan lebih dari 4,5 juta kematian dini setiap tahunnya dan menimbulkan kerugian ekonomi dan lingkungan yang tinggi," kata laporan tersebut, yang merupakan seri keempat dari laporan tahunan yang menyelidiki hubungan kompleks antara kualitas udara dan iklim.

"Spesies kimia yang menyebabkan penurunan kualitas udara biasanya dipancarkan bersamaan dengan gas rumah kaca. Jadi, perubahan pada salah satu pasti akan menyebabkan perubahan pada yang lain," lanjut laporan itu.

Sekretaris Jenderal WMO, Ko Barrett, menggarisbawahi perubahan iklim dan kualitas udara tidak bisa diperlakukan secara terpisah karena keduanya berjalan seiring dan harus ditangani bersama.

"Hal itu akan menjadi solusi saling menguntungkan bagi kesehatan planet kita, penduduknya dan ekonomi kita, dengan mengakui adanya hubungan timbal balik dan bertindak sesuai dengannya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

52 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.