Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kota Global Perlukan Rp600 Triliun

📅 Sabtu, 07 Sep 2024, 01:30 WIB | Oleh:
Kota Global Perlukan Rp600 Triliun Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat memberikan keterangan pers dalam acara Jakarta Investment Festival (JIF) 2024 di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (6/9).

JAKARTA - Untuk menuju kota global, Jakarta memerlukan dana untuk membangun infrastruktur sekitar 600 triliun. Maka, memasuki status baru, Jakarta terus memoles diri agar menarik para investor. Salah satunya dilakukan melalui berbagai kegiatan Jakarta Investment Festival (JIF) 2024. "Jakarta, tidak berdiam diri, akan terus aktif," kata Penjabat Gubernur Jakarta, Heru Budi Hartono, Jumat.

Heru mempersiapkan diri untuk kegiatan tersebut. Semua terencana agar tetap menarik investasi. Jakarta juga mendukung kegiatan di Jakarta yang bisa menarik banyak masyarakat. Dia mengemukakan bahwa Jakarta berperan penting sebagai pusat kegiatan ekonomi nasional. Pertumbuhan ekonomi triwulan kedua tahun 2024 tercatat 4,9 persen.

Adapun jumlah realisasi investasi kumulatif penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal negeri (PMDN) Provinsi Jakarta untuk triwulan dua tahun ini sebesar 62 triliun rupiah. Ini setara 14,5 persen terhadap capaian realisasi penanaman modal nasional (PMN).

Sementara itu, kontribusi Jakarta terhadap perekonomian nasional mencapai 16,54 persen. Heru menuturkan, Jakarta akan melepas status sebagai Ibu Kota Negara. Dalam 20 tahun ke depan, Pemprov Jakarta tetap berkomitmen untuk memperkuat peran sebagai kota global. Jakarta akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kawasan Asia Tenggara.

Untuk mewujudkannya, Jakarta memerlukan pembangunan infrastruktur yang membutuhkan anggaran kurang lebih 600 triliun. Sedangkan kemampuan fiskal daerah kurang lebih 80 triliun per tahun. "Maka, dibutuhkan investasi dari dalam dan luar negeri untuk membiayai pembangunan Jakarta," tutur Heru.

Pemprov Jakarta mengundang para investor untuk datang menjajaki berbagai proyek potensial yang dikelola badan usaha milik daerah serta badan layanan umum daerah. JIF 2024 merupakan forum bisnis investasi tahunan yang diinisiasi oleh Pemprov Jakarta. Tujuannya untuk menginformasikan sekaligus mempromosikan Jakarta sebagai kota ramah investasi.

Di sisi lain, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jakarta, Beni Aguscandra, JIF sekarang menjadi pelaksanaan keempat. Kegiatan ini secara khusus mengeksplorasi peminatan investasi dan calon investor.

"JIF 2024 menjadi momen terpenting Pemprov Jakarta dalam menarik para investor," tandas Heru. Jakarta juga akan terus meningkatkan sektor lain seperti pariwisata dan UMKM. JIF 2024 mengusung tema "Global City Notion for a Golden Nation." Hal ini menegaskan komitmen Pemprov Jakarta dalam mewujudkan kota global.

Ini dilakukan dengan memperkuat peran Jakarta sebagai pusat bisnis dan ekonomi pascapemindahan IKN. Festival juga merupakan upaya Jakarta mendukung Indonesia Emas 2045 sebagai visi nasional dari aspek perekonomian. Menurut Heru, terdapat 35 proyek potensial milik Jakarta yang dipromosikan dalam JIF. Proyek-proyek tersebut dikelola BUMD dan Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD). Ini antara lain sektor properti, infrastruktur, penyediaan air bersih, dan pengelolaan air limbah.

Kemudian, salah satu kegiatan dalam rangkaian festival antara lain "JIF Exhibition." Di sini telah menjaring 256 peminat dan memfasilitasi 75 perusahaan melalui sesi one on one meeting antarcalon investor dengan BUMD.

Jaksel Tertinggi

Sementara itu, Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan capaian investasi tertinggi di Jakarta. Ini untuk pada periode Januari hingga Juni 2024. Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi Jakarta, Sri Haryati, mengungkapkannya dalam JIF 2024. Sri menyebutkan, Jakarta Selatan meraih investasi 52,6 miliar.

Kemudian, diikuti Jakarta Pusat 28 miliar. Sedangkan Jakarta Utara 17.

"Jaksel menunjukkan kinerja investasi luar biasa yang bisa mendorong momentum ekonomi Jakarta ke depan," jelas Sri. Lebih jauh Sri juga menyebutkan sektor utama yang berkontribusi untuk realisasi investasi periode Januari-Juni 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.